Sakit Perut Bagian Bawah, Penyebab dan Cara Mengatasinya

sakit perut bagian bawah

Sakit perut bagian bawah termasuk gangguan yang cukup sering terjadi. Namun jenis gangguan ini berbeda dengan umumnya sakit sejenis yang biasa terjadi. Untuk cara mengatasinya tergantung faktor penyebabnya sehingga penting untuk kita kenali.

Gangguan kesehatan pada bagian perut memang sering berhubungan dengan sistem pencernaan. Organ tubuh ini memang letaknya pada bagian perut. Seperti sakit diare, sembelit, dan sebagainya.

Namun jika Anda merasakan gejala nyeri pada bagian perut sebelah bawah sebaiknya kenali letak apa saja organ tubuh yang terdapat pada bagian itu. Pengenalan organ tubuh beserta fungsinya berguna agar kita lebih efektif untuk mengobati maupun mencegahnya.

Baca juga: Gejala Sakit Perut Sebelah Kiri Pada Wanita dan Cara Mengatasinya

Secara umum ada beberapa organ tubuh yang berada pada bagian perut bagian bawah. Seperti usus besar, usus halus, rektum, hingga saluran pembuangan air seni atau saluran kemih.

Terjadinya sakit perut bagian bawah tentunya karena adanya gangguan yang terjadi pada organ tubuh tersebut. Terjadi rasa sakit ini juga banyak orang yang menyebutnya sebagai sakit panggul.

Jenis dan Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah

Timbulnya rasa nyeri pada bagian bawah perut bisa terjadi pada siapa saja. Baik orang dewasa, laki-laki, wanita, maupun anak-anak. Namun wanita termasuk sering mengalami keluhan pada bagian tersebut.

Namun bagi kebanyakan orang dewasa, timbulnya rasa nyeri pada bagian bawah pusar ini umumnya berhubungan dengan sistem reproduksi maupun gangguan pada usus. Baik pada usus besar maupun usus halus.

Sangat penting mengenal apa saja jenis maupun penyebab gangguan pada bawah perut ini. Nah, berikut ini berbagai jenis dan penyebab sakit perut bagian bawah yang sering terjadi.

Gangguan pada Usus

Salah satu organ tubuh yang terdapat pada bagian bawah perut adalah usus besar. Fungsi utama usus besar adalah untuk menyerap air dari feses. Gangguan pada fungsi organ ini tentu saja akan menimbulkan rasa nyeri atau sakit.

Usus besar atau kolon, menurut Wikipedia, berada antara rektum dan usus halus. Namun usus besar in terdiri dari beberapa bagian, seperti kolon melintang (transverse), kolon menanjak (ascending), kolon sigmoid, kolon menurun (descending), hingga rektum.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab sakit perut bagian bawah. Seperti  buruknya sistem pencernaan yang menyebabkan terjadinya gangguan pada usus besar. Gangguan fungsi kolon juga bisa karena kembung.

Iritasi pada Usus Besar

Terjadinya irritable bowel syndrome (IBS) merupakan gangguan iritasi pada usus besar. Gangguan pada sistem pencernaan ini juga bisa menyebabkan terganggunya kerja usus besar.

Baca juga: Tanda Sakit Perut yang Perlu Diwaspadai

Penyebab sindrom iritasi usus besar ini tidak jelas. Namun IBS kebanyakan akan menyebabkan terjadinya rasa nyeri pada sekitar perut. Gangguan inilah yang menyebabkan sembelit, diare, ataupun perut kembung.

Peradangan Perut

Gangguan lainnya yang juga bisa menyebabkan sakit perut bagian bawah adalah gastritis. Gangguan berupa radang perut atau bisul ini menimbulkan gejala nyeri seperti perut terasa terbakar atau panas.

Gejala gastritis lainnya yang sering terjadi adalah perut mual, sering sendawa, muntah, dan gangguan pencernaan. Tak jarang juga penderita akan mengalami muntah darah maupun mengeluarkan feses yang warnanya agak kehitaman.

Gangguan Kandung Kemih

Untuk Anda yang pernah atau sering merasakan kram pada perut bagian bawah sebaiknya waspadai adanya gejala terganggunya kandung kemih. Penderita biasanya juga merasakan seperti panas saat buang air kecil.

Beberapa gejala sakit perut bagian bawah lainnya lain frekuensi buang air kecil yang meningkat, kadang urine bercampur darah. Terkadang tubuh merasa lemas, mudah lelah, dan demam. Gangguan ini juga akan membuat tubuh merasa tak nyaman.

Gangguan Usus Buntu

Rasa nyeri pada bagian bawah perut juga bisa terjadi saat ada gangguan pada bagian usus buntu. Seperti terjadinya peradangan atau gangguan lain. Tak jarang rasa sakit kadang muncul namun juga bisa hilang sendiri.

Namun kebanyakan peradangan usus buntu akan semakin menjadi dalam beberapa hari. Beberapa gejala lainnya antara lain diare, mual, hingga mengalami demam.

Penyakit Hernia

Penyakit hernia juga bisa menyebabkan rasa sakit perut bagian bawah. Hernia terjadi karena ada bagian usus yang menonjol atau keluar dari rongga perut. Karena itu biasanya akan timbul sakit atau nyeri pada tempat hernia.

Rasa nyeri ini biasanya terjadi terutama saat mengangkat beban yang berat, saat membungkuk, atau saat mengalami batuk. Jika Anda mengalami gangguan semacam ini sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Kanker Usus Besar

Penyebab timbulnya nyeri pada bagian perut bawah lainnya juga bisa karena kanker usus besar. Gangguan ini biasanya terjadi dengan adanya polip adenomatosa, yaitu benjolan yang muncul pada usus besar.

Baca juga: Makanan Penghilang Rasa Mual, Langkah Aman Perut Nyaman

Benjolan bisa berkembang menjadi kanker yang bisa mengganggu fungsi kolon. Beberapa gejalanya seperti perut kembung serta terjadinya kram dan nyeri pada perut bawah. Tak jarang juga terjadi buang air besar berdarah.

Kista Ovarium

Gangguan pada rahim lainnya yang juga menimbulkan rasa sakit perut bagian bawah adalah kista. Kista ovarium terjadi karena tumbuhnya semacam kantong cairan pada ovarium atau indung telur.

Kebanyakan kista timbul saat menstruasi. Gangguan inilah yang memicu timbulnya sejumlah gejala. Seperti demam ringan, mual, dan nyeri pada sekitar perut bawah. Memeriksakan ke dokter berguna untuk memastikannya.

Penyakit Endometriosis

Endometriosis merupakan kelainan saat jaringan yang mirip dengan dinding rahim atau endometrium juga muncul di luar rahim. Termasuk pada sekitar perut atau panggul.

Gangguan ini biasanya akan memicu terjadinya rasa sakit saat terjadi menstruasi. Rasa nyeri ini biasanya muncul pada perut bawah namun kadang juga berpindah ke area lainnya.

Radang Panggul

Gangguan lainnya yang juga bisa memicu terjadinya sakit perut bagian bawah adalah peradangan panggul. Penyakit yang dalam dunia medis populer dengan sebutan pelvic inflammatory disease atau PID.

Penyakit infeksi ini bisa terjadi dalam rahim, ovarium, tuba fallopi, atau pada struktur reproduksi wanita. Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkannya. Termasuk akibat infeksi menular seksual atau IMS.

Kehamilan Ektopik

Dalam proses pembuahan sebelum kehamilan, sel telur dari wanita yang mengalami pembuahan akan berada dalam rahim. Namun sejumlah kasus ada yang pembuahan ini terjadi di luar rahim, seperti pada tuba fallopi.

Kondisi yang populer dengan sebutan kehamilan ektopik ini juga bisa memicu timbulnya rasa sakit perut bagian bawah pada dan gejala lainnya. Kondisi ini hanya bisa ditangani oleh dokter melalui operasi agar tidak berdampak buruk.

Cara Mengatasi Sakit Perut Bagian Bawah

Kebanyakan rasa nyeri pada bagian perut bawah berhubungan dengan adanya gangguan organ dan penyakit. Pemeriksaan secara medis oleh dokter sangat penting agar penanganannya lebih efektif.

Selain mendapat perawatan secara medis Anda juga bisa melakukan sejumlah langkah untuk meredakan rasa sakitnya. Berikut ini beberapa cara mengatasi sakit perut bagian bawah dan meredakannya.

Kompres dengan Air Hangat

Untuk meredakan rasa sakit yang ada, Anda bisa melakukan kompres air panas dengan menggunakan kantong pemanas atau heating pad. Bisa juga dengan menggunakan kain yang dicelupkan dalam air hangat.

Menghangatkan perut bisa meredakan rasa nyeri yang sangat. Tempelkan kantong pemanas sekitar 15-20 menit pada bagian bawah perut yang mengalami nyeri. Cara ini berguna untuk meredakan mual dan nyeri pada perut.

Minum Air Putih

Meskipun Anda mengalami sakit perut bagian bawah jangan lupa untuk tetap minum air putih dalam jumlah yang cukup. Air putih penting untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.

Minum Teh Hangat

Alternatif lain cara meredakan sakit pada perut adalah dengan minum teh hangat. Sifat anti inflamasi dan nutrisinya berguna untuk menenangkan dan membuat tubuh lebih terasa nyaman.

Selain dengan teh biasa, Anda juga bisa mengonsumsi teh chamomile atau peppermint yang berkhasiat meredakan sakit. Menambahkan madu dalam minuman teh akan menambah khasiatnya.

Minum Jahe dan Kayu Manis

Ada juga beberapa herbal yang bisa Anda konsumsi untuk meredakan sakit. Seperti dengan minum air jahe atau kayu manis. Herbal ini juga bersifat anti inflamasi dan anti oksidan yang berkhasiat meredakan nyeri.

Itulah berbagai penyebab sakit perut bagian bawah yang banyak terjadi. Mengenal gejala yang ada berguna untuk penanganan. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikannya dan penanganan yang lebih efektif. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

The post Sakit Perut Bagian Bawah, Penyebab dan Cara Mengatasinya appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/12/sakit-perut-bagian-bawah/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • seobet88@gmail.com
  • +62 877 9462 8641