Penyebab Darah Kotor, Gejala dan Cara Mengatasinya Secara Alami

Penyebab Darah Kotor, Gejala dan Cara Mengatasinya Secara Alami

Penyebab darah kotor banyak orang yang mengaitkannya dengan haid atau jerawat. Padahal kedua hal yang erat dengan wanita itu tidak berhubungan dengan darah kotor. Sebaiknya kenali gejala dan cara mengatasi darah kotor secara alami.

Kita tentu sering mendengar orang yang menganggap bahwa haid terjadi karena darah kotor. Begitu juga tumbuhnya jerawat pada wajah maupun gangguan kulit lainnya berhubungan dengan kondisi darah yang kotor. Benarkah demikian?

Darah, menurut Wikipedia, merupakan cairan berwarna kemerahan yang ada semua makhluk hidup dengan fungsi yang sangat penting. Jika tubuh kekurangan darah karena berbagai sebab akan menyebabkan kematian.

Darah sendiri adalah suatu fragmen sitoplasma dan unsur sel yang terdapat dalam cairan yang bernama plasma. Fungsi paling utama darah adalah untuk mengangkut oksigen, nutrisi, zat-zat metabolisme dan mendistribusikannya ke berbagai organ dalam tubuh.

Darah yang kaya oksigen akan berwarna merah terang atau merah tua jika kekurangan oksigen. Hal ini karena pengaruh unsur dalam darah, seperti hemoglobin, kadar zat besi berbentuk heme yang mengikat oksigen, dan protein pernapasan.

Penyebab Darah Kotor

Kalangan medis membedakan antara darah bersih atau kotor karena kandungannya. Darah bersih merujuk pada kadar oksigen yang tinggi atau darah oksigenasi. Sedangkan darah kotor menunjuk darah yang mengalami deoksigenasi.

Darah deoksigenasi adalah darah dengan kadar oksigen yang rendah dan sebaliknya banyak mengandung karbondioksida maupun zat sisa metabolisme lainnya. Penyebab darah kotor ini karena oksigennya telah terdistribusi ke organ tubuh yang membutuhkan.

Darah dengan kandungan oksigen yang telah menipis ini kemudian oleh tubuh akan dikirim menuju paru-paru. Dalam organ inilah paru-paru akan membuang kandungan karbon dioksida dan memperkayanya dengan oksigen baru.

Jika darah kotor masuk ke dalam jantung bisa menimbulkan berbagai dampak buruk yang akan memicu penyakit. Nah, berikut ini berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab darah kotor yang wajib Anda tahu.

Lingkungan yang Kotor

Oksigen banyak terdapat dalam udara yang bersih. Karena itulah banyak orang yang mencari tempat liburan di kawasan puncak atau pegunungan yang bersih udaranya dan jauh dari polusi.

Aktivitas masyarakat modern lebih sering dalam lingkungan yang kotor. Baik karena polusi kendaraan, asap pabrik, asap rokok, dan lainnya. Jika kita lebih sering menghirup udara yang polutif akan menyebabkan kadar oksigen darah juga rendah.

Kebiasaan Merokok

Penyebab darah kotor juga karena kebiasaan merokok yang sangat merugikan tubuh. Asap rokok yang terhirup dan masuk ke dalam tubuh akan mengikat oksigen dalam darah. Kondisi ini akan berbahaya jika frekuensi merokoknya cukup tinggi.

Selain akan mengurangi kadar oksigen dalam darah, zat racun dalam asap rokok juga akan menjadi racun bagi tubuh. Seperti nikotin, tar dan zat racun lainnya. Karena itu sebaiknya segera jauhi rokok dan asapnya.

Kurang Minum Air Putih

Oksigen tak hanya terdapat dalam udara yang bersih namun juga dalam air. Air atau O2 banyak mengandung oksigen. Karena itu sangat penting kita minum air putih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi darah.

Minum air yang cukup juga penting karena sebagian besar tubuh terdiri dari cairan. Dehidrasi yang terjadi karena kurang asupan cairan akan menyebabkan timbulnya berbagai gangguan kesehatan.

Makanan Tidak Sehat

Kebiasaan lain yang juga bisa menjadi penyebab darah kotor adalah sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Apalagi dengan semakin banyaknya gerai makanan siap saji, akan meningkatkan risiko terjadinya deoksigenasi darah.

Seperti terlalu sering mengonsumsi makanan fast food maupun junk food yang rendah nutrisi. Makanan semacam ini justru akan membuat kerja jantung menjadi berat dan kadar oksigen dalam darah ikut menurun.

Diet yang Salah

Tak sedikit wanita yang sering menjalani diet untuk menurunkan dan mengontrol berat badannya. Namun menjalani diet harus dengan memperhatikan kebutuhan tubuh terhadap nutrisi.

Jika diet yang Anda jalankan salah, bukannya tubuh ideal yang Anda dapatkan melainkan penyakit yang justru akan mendatangi Anda. Karena itu penting berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi sebelum menjalankan diet.

Terlalu Sibuk Kerja

Faktor lainnya yang juga bisa menjadi penyebab darah kotor adalah kesibukan kerja yang tinggi. Baik karena jam kerja yang tidak menentu, kerja secara berlebihan, ataupun makan sering terlambat atau larut malam karena kerja.

Makan secara teratur dengan makanan yang kaya gizi sangat penting untuk menjaga kadar oksigen dalam darah. Kesibukan kerja akan membuat frekuensi makan menjadi tidak teratur. Biasanya jenis makanan pun tidak selektif.

Kurang Zat Besi

Kurangnya asupan zat besi juga bisa menjadi penyebab darah kotor. Keberadaan zat besi bagi tubuh sangat penting. Meskipun kebutuhan tubuh teradap ferum sangat kecil namun jika kurang akan memicu gangguan kesehatan.

Sebab zat besi dalam bentuk heme inilah yang bertugas mengikat oksigen dalam darah. Karena itu penting memperhatikan asupan zat besi. Seperti dari  daging merah, ikan laut, sayuran hijau, kacang merah, kedelai, dan dark chocolate.

Perubahan Hormon

Perubahan yang terjadi pada hormon juga bisa menyebabkan kadar oksigen dalam darah menurun atau berkurang. Namun kondisi ini juga berkaitan dengan berbagai faktor lain, seperti usia, penyakit, dan lainnya.

Gejala Darah Kotor dalam Tubuh

Darah kotor merupakan kondisi darah yang tidak sehat untuk tubuh. Selain banyak mengandung karbondioksida, darah yang kotor juga banyak mengandung toksin dan zat beracun.

Penting mengenal penyebab darah kotor yang dapat memicu berbagai penyakit karena juga akan berdampak terhadap terganggunya peredaran darah. Berikut ini berbagai gejala darah kotor dalam tubuh yang terlihat mirip dengan gejala penyakit kulit.

Kulit Kering

Salah satu tanda yang banyak terjadi saat darah kotor adalah kondisi kulit yang terlihat menjadi lebih kering. Untuk Anda yang memiliki jenis kulit kering mungkin menganggapnya sebagai hal lumrah. Namun ini bisa karena darah kekurangan oksigen.

Bercak Merah pada Kulit

Mungkin Anda juga sering mengalami kulit yang terdapat bintik atau bercak kemerahan. Sebaiknya waspadai gejala darah kotor ini terutama karena toksin dan zat sisa metabolisme yang tidak bisa keluar dari saluran darah.

Gangguan Dermatitis

Selain itu tanda yang umumnya juga terjadi pada orang yang mengalami darah kotor adalah terjadinya gangguan dermatitis. Seperti lapisan kulit yang sering mengelupas, kulit terasa gatal, atau kondisi kulit yang tidak nyaman.

Muncul Bisul

Penyebab darah kotor membuat banyak kandungan toksin dalam darah yang akan memicu timbulnya bisul. Bisul sebagai gejala darah kotor tak hanya muncul pada pantat namun juga pada punggung dan bagian tubuh lainnya.

Jerawat

Banyak mitos yang menganggap jerawat sebagai akibat darah kotor. Meskipun ada benarnya namun tak semua jerawat karena faktor darah yang kotor. Namun darah yang miskin oksigen memang mudah memicu gangguan kesehatan.

Alergi

Gejala darah kotor lainnya yang juga sering terjadi adalah alergi. Hal ini karena rendahnya oksigen darah akan menurunkan imunitas tubuh. Alergi sebagai reaksi tubuh terhadap zat asing yang masuk menjadi lebih reaktif.

Demam

Kotornya darah dengan karbondioksida dan toksin lainya juga bisa memicu terjadinya demam. Demam juga merupakan reaksi sistem imun untuk mengeluarkan zat-zat toksin tersebut.

Cara Mengatasi Darah Kotor Secara Alami

Setelah mengenal berbagai penyebab darah kotor beserta gejala yang terjadi, lantas bagaimana cara mengobati darah kotor tersebut?

Sebenarnya ada banyak pilihan untuk mengatasi kondisi darah kotor tersebut khususnya dengan cara alami. Selain dengan menjauhi berbagai faktor penyebabnya, berikut ini cara mengatasi darah kotor secara alami yang bisa Anda lakukan.

Madu

Herbal yang satu ini sudah terkenal sejak jaman kuno. Masyarakat kita juga sering menggunakan madu untuk mengatasi darah kotor. Anda bisa minum dua sendok makan madu untuk memulihkan darah kotor Anda.

Kunyit

Penelitian membuktikan bahwa kunyit cukup efektif untuk mengatasi penyebab darah kotor. Kandungan curcumin dalam herbal ini mampu mendorong kadar protein dalam darah. Protein penting dalam pembentukan hemoglobin darah.

Anda bisa minum air rebusan kunyit yang berguna untuk mendorong proses pembuangan toksin dan karbondioksida dalam darah. Anda juga bisa jamu kunyit asam yang enak untuk meredakan ruam merah dan gatal karena darah kotor.

Bawang Putih

Alternatif lainnya yang juga kita gunakan untuk mengobati darah kotor adalah bawang putih. Bumbu dapur ini kaya allicin dan fitokimia lain yang bersifat anti inflamasi dan berkhasiat mengatasi darah yang kotor.

Itulah berbagai faktor penyebab darah kotor yang sebaiknya Anda kenali. Untuk mencegah atau mengatasi gejala yang timbul Anda bisa memilih cara mengatasi darah kotor dengan berbagai herbal alami yang cukup efektif. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

The post Penyebab Darah Kotor, Gejala dan Cara Mengatasinya Secara Alami appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/12/penyebab-darah-kotor/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • seobet88@gmail.com
  • +63 929 163 2064