Perbedaan Saraf Sensorik dan Motorik Sebagai Pengontrol Respon Tubuh

Perbedaan Saraf Sensorik dan Motorik Sebagai Pengontrol Respon Tubuh

Perbedaan saraf sensorik dan motorik sangat penting untuk kita ketahui. Sebab keduanya merupakan penggerak atau mengontrol dan respon seluruh aktivitas tubuh. Baik itu secara sukarela maupun tidak.

Saraf memiliki bentuk yang berbeda tergantung dengan fungsinya. Untuk saraf motorik berfungsi mengendalikan kontraksi otot. Yang mana memiliki tubuh sel pada satu ujung aksom panjang pada tengahnya, dan dendrit pada ujungnya.

Sementara saraf sensorik memiliki dendrit pada kedua ujungnya, kemudian akson panjang badan sel tengah menjadi penghubungnya. Inter saraf atau saraf asosiatif akan membawa informasi antara kedua saraf tersebut.

Perbedaan Saraf Sensorik dan Motorik

Sistem saraf pusat terdiri atas otak serta sumsum tulang belakang. Pergerakan serta respon tubuh akan saraf pusat kendali dengan bantuan dari kedua saraf ini.

Untuk jenis jalur saraf yang paling sederhana ialah jalur refleks monosinaptik (koneksi tunggal) layaknya reflek spontan. Misalnya seorang dokter mengetuk tepat pada lutut anda dengan palu karet. Maka reseptor akan mengirim sinyal ke tulang belakang melalui saraf sensorik.

Kemudian saraf sensorik akan meneruskan pesan tersebut ke saraf pengontrol otot-otot kaki. Yang mana menjadi perbedaan saraf sensorik dan motorik. Impuls saraf akan berjalan turun ke saraf motorik yang kemudian merangsang otot kaki untuk berkontraksi.

Respon tersebut merupakan otot beraksi yang terjadi dengan cepat dan tidak melibatkan otak. Sementara perbedaan dari kedua saraf tersebut dapat kita lihat melalui penjelasan dari masing-masing saraf berikut ini.

Baca Juga: Perbedaan Difusi dan Osmosis dari Pengertian, Faktor Hingga Prosesnya

Saraf Sensorik

Untuk saraf sensorik sendiri berupa saraf aferen yang memiliki tanggung jawab dalam mengganti rangsangan eksternal menjadi impuls listrik internal. Pada impuls saraf ini akan bergerak sepanjang serabut aferen ke otak melalui sumsum tulang belakang.

Sementara tubuh sel dari saraf sensorik ini terletak pada ganglia dorsal yang ada pada sumsum tulang belakang. Saraf sensorik sendiri terdiri dari lima indera utama. Penglihatan, pengecapan, penciuman, pendengaran, serta sentuhan.

Terdapat banyak saraf sensorik dalam sistem saraf manusia yang menjadi salah satu perbedaan saraf sensorik dan motorik. Misalnya pada satu jenis membuat retina mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan. Kemudian tipe lainnya bertanggungjawab atas mekanisme pendengaran dan keseimbangan telinga.

Saraf sensorik juga terletak dalam kulit, otot, paru-paru, sendi, dan organ lainnya. Terdapat saraf sensorik khusus yang mendeteksi sensasi seperti panas, dingin, tekanan, nyeri, cahaya, rasa, dan lain sebagainya.

Reseptor dari saraf sensorik mampu mendeteksi serta mentransmisikan melalui saraf sensorik ke sistem saraf pusat. Pada proses ini, neuron sensorik yang akan mengkoordinasikan, terletak pada sepanjang jalur konduksi saraf.

Saraf Motorik

Sementara saraf motorik merupakan saraf eferen yang membawa sinyal dari sumsum tulang belakang menuju organ efektor. Selanjutnya ia memfasilitasi kontraksi otot dan sekresi zat kelenjar.

Perbedaan saraf sensorik dan motorik dapat kita lihat juga dengan dua jenis saraf motorik. Saraf motorik atas serta saraf motorik bawah. Asal dari saraf motorik bawah adalah sumsum tulang belakang, kemudian bersinaps dengan serabut otot.

Sedangkan untuk saraf motorik atas merupakan inter saraf cortico-spinal. Saraf motorik yang atas timbul dari kortek motorik, kemudian turun ke sumsum tulang belakang dan mengaktifkan saraf motorik bawah.

Pada dua kategori saraf motorik bawah terjadi pada sistem saraf perifer. Saraf motorik somatik dan saraf motorik otonom. Saraf motorik somatik akan bekerja pada otot-otot leher, lengan, dan kaki. Tubuh sel saraf motorik somatik terletak pada sistem saraf pusat, baik itu pada otak maupun sumsum tulang belakang.

Sementara saraf motorik otonom mempersarafi otot jantung dan otot halus yang mengelilingi saluran pencernaan serta kelenjar. Terdapat dua kelas saraf motorik otonom, yakni saraf simpatik dan parasimpatik. Itulah beberapa penjelasan saraf motorik pada perbedaan saraf sensorik dan motorik.

Baca Juga: Perbedaan Mutasi Gen dan Mutasi Kromosom yang Perlu Diketahui

Kesimpulan

Dari penjelasan tersebut dapat kita simpulkan bahwa perbedaan utama keduanya adalah struktur dan fungsi mereka. Sel sensorik terdiri dari akson pendek, sementara motorik terdiri atas aksom panjang.

Tubuh sel saraf sensorik terletak pada ganglion akar dorsal dari sumsum tulang belakang dan tidak memiliki dendrit. Pada tubuh sel saraf motorik terletak pada ganglion akar ventral dari sumsum tulang belakang dan terdiri dari dendrit.

Saraf sensorik ini berfungsi untuk membawa sinyal dari bagian luar tubuh ke sistem saraf pusat. Sedangkan saraf motorik akan membawa sinyal dari sistem saraf pusat ke bagian luar tubuh. Hal tersebut menjadi perbedaan saraf sensorik dan motorik dalam segi fungsinya. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Perbedaan Saraf Sensorik dan Motorik Sebagai Pengontrol Respon Tubuh appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/11/perbedaan-saraf-sensorik-dan-motorik/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • iklan.menuu@gmail.com
  • +63 9291 63 2064