Makna rukun Iman dan rukun Islam Wajib Muslim Imani dan Yakini

Makna rukun Iman dan rukun Islam Wajib Muslim Imani dan Yakini

Makna rukun Iman dan rukun Islam wajib muslim ketahui, karena kedua hal ini merupakan pilarnya agama Islam untuk menjadi pedoman hidup. Sehingga wajib untuk muslim pahami dan amalkan untuk mencapai berkahNya.

Iman menurut bahasa memiliki makna membenarkan. Sedangkan menurut syariat, Iman berarti mengakui dengan lisan atau ucapan, sekaligus membenarkan dengan hati serta mengamalkan dengan perbuatan.

Sementara itu, rukun Islam menjadi pedoman hidup untuk muslim dalam beribadah kepada Allah SWT. Rukun Islam juga menjadi ciri sebagai sebagai seorang muslim. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui makna keduanya untuk menjadi panutan hidup yang baik.

Makna Rukun Iman dan Rukun Islam

Rukun Islam adalah perbuatan dalam bentuk fisik. Sedangkan rukun Iman adalah amalan yang bersifat ke batiniah atau suatu keyakinan yang terucap dalam hati seseorang.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis, Keutamaan dan Manfaatnya

Adapun dalam Islam, rukun Iman terdapat 6 bagian . Supaya lebih jelas, makna rukun Iman dan rukun Islam bisa dilihat dalam ulasan sebagai berikut. Maka dari itu, pahami dan yakini dengan hati.

Iman Kepada Allah SWT

Makna rukun Iman dan rukun Islam semuanya akan di ulas dengan jelas. Namun, yang pertama, kita akan memahami dulu apa sebenarnya makna rukun Iman itu.

Pertama adalah Iman kepada Allah SWT, artinya tiada Tuhan selain Allah SWT yang layak untuk disembah. Dengan kata lain rukun Iman ini meminta seseorang untuk mempercayai jika Allah SWT yang menciptakan makhluk yang ada alam semesta.

Sehingga muslim harus meyakini sifat-sifat yang Allah SWT miliki dan tercantum dalam Asmaul Husna. Sehingga hanya kepada Allah SWT harus meminta pertolongan dan perlindungan dengan bersujud kepadanya dan berdoa.

Dengan meyakini adanya Allah SWT, tentu saja harus mewujudkan semua amalan yang Allah SWT perintahkan dan menjauhi apa yang Allah SWT larang. Dengan demikian, inilah wujud nyata dari iman kepada Allah SWT yang bisa muslim ketahui sebagai makna rukun Iman dan rukun Islam yang sebenarnya.

Iman Kepada Malaikat

Yang kedua adalah iman kepada malaikat. Itu artinya, sebagai seorang muslim harus percaya jika malaikat itu ada . Senantiasa mengawasi segala perbuatan yang muslim lakukan baik itu perbuatan baik dan buruk, semua akan malaikat saksikan dan catat.

Baca juga: Doa Setelah Sholat Dhuha, Pengertian, Niat, Tata Cara Hingga Hikmahnya

Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah SWT dari cahaya atau nur dan bertugas untuk mengawasi dan menjalankan perintah Allah SWT. Malaikat ini adalah sosok yang sangat taat kepada Allah SWT. Sehingga malaikat selalu bertasbih tanpa henti baik siang dan malam.

Iman Kepada Kitab Allah SWT

Selanjutnya makna rukun Iman dan rukun Islam yang kali ini adalah iman kepada kitab-kitab Allah SWT. Sebagai seorang muslim harus tahu dan meyakini seluruh kitab yang Allah SWT turunkan kepada Nabi Nya.

Khususnya Al-Quran yang menjadi pedoman bagi umat muslim untuk seluruh dunia. Dengan Al-Quran semua peraturan baik dan buruk sudah tercantum dengan jelas sehingga muslim bisa mempelajari setiap kebaikan yang ada.

Iman Kepada Nabi dan Rasul

Lalu ada iman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT, artinya muslim meyakini jika Nabi serta Rasul merupakan manusia yang Allah SWT utus. Mereka ditugaskan untuk menyampaikan berita bahagia serta ancaman yang ada di bumi.

Beriman kepada Nabi dan Rasul bermakna jika mempercayai semua ajaran baik dengan lisan dan perbuatan untuk mencontoh jejak Nabi dan Rasul dalam kebaikan. Inilah salah satu makna rukun Iman dan rukun Islam yang wajib muslim ketahui dengan iman kepada Nabi dan Rasul.

Iman Kepada Hari Akhir

Sebagai seorang muslim wajib hukumnya untuk mempercayai adanya hari akhir yaitu kiamat. Hari kiamat adalah hari seluruh alam semesta Allah SWT hancurkan dan memusnahkan seluruh isinya.

Dengan percaya mengenai hari akhir berarti mempercayai adanya tanda-tanda hari akhir. Misalnya dengan munculnya dajjal, turunkan Nabi Isa As ke bumi, munculnya Y’juj dan Ma’juj kemudian percaya dengan terbitnya matahari dari Barat. Selain itu nantinya akan lebih banyak kejahatan yang bermunculan dan banyak amanah yang tidak tersampaikan dengan baik.

Tidak hanya itu saja, dengan mempercayai hari akhir berarti mempercayai adanya kehidupan setelah kematian. Yaitu kehidupan yang kekal yang ada pada alam akhirat dan menjadi makna rukun Iman dan rukun Islam.

Iman Kepada Qada dan Qadar

Terakhir iman kepada Qada dan Qadar, artinya percaya segala sesuatu yang ada pada manusia . Hal yang baik maupun yang buruk semuanya sudah kehendak Allah SWT. Karena Allah SWT menciptakan mudharat pastilah dengan maslahatnya. Setiap keburukan pasti akan tersimpan sebuah makna yang dalam entah yang sudah manusia ketahui dan tidak.

Baca juga: Zakat pada Zaman Rasulullah SAW Dikelola oleh Lembaga Pemerintahan

Makna rukun Iman dan rukun Islam yang terakhir untuk rukun Iman adalah iman kepada Qada dan Qadar. Ini memiliki makna meyakini dengan hati jika semua yang telah dan akan terjadi sudah menjadi ketetapan Allah SWT. Iman kepada Qada dan Qadar berarti percaya jika seluruh yang ada dalam alam semesta ini merupakan kekuasaan dan kebesaran Allah SWT. Serta apapun yang terjadi merupakan bagian dari kebesaran Allah SWT yang tunjukkan untuk umat manusia.

Rukun Islam

Apabila sudah memahami makna rukun Iman tersebut, maka selanjutnya pembahasan mengenai makna rukun Islam akan disampaikan. Simak dan perhatikan dengan baik untuk bisa mempraktekannya.

Kalimat Syahadat

Makna rukun Iman dan rukun Islam yang pertama untuk rukun Islam adalah mengucapkan kalimat syahadat. Khususnya bagimuslim yang mengucapkan kalimat syahadat menjadi suatu pintu gerbang untuk fitrahnya manusia .

Yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT. Selain itu syahadat juga bisa berarti suatu penolakan dan menetapkan. Menolak dalam hal ini adalah menolak sesembahan selain Allah SWT dan menetapkan hanya kepada Allah SWT yang layak untuk sesembahan. 

Mengucapkan kalimat syahadat juga menjadi pertanda seseorang masuk dalam agama Islam untuk dengan ikhlas menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.

Mendirikan Sholat

Rukun Islam yang kedua adalah mendirikan sholat. Sebagai seorang muslim sholat adalah kewajiban yang harus muslim jalani. Dengan menjalankan sholat 5 waktu yaitu sholat subuh, dhuhur, ashar, maghrib dan isya.

Namun selain sholat wajib tersebut masih ada banyak sekali amalan sholat sunah yang bisa muslim kerjakan untuk menambah amalan pahala dan kebaikannya. Sehingga tidak hanya berpaku pada sholat wajib 5 waktu saja makna rukun Iman dan rukun Islam itu.

Bayar Zakat

Lalu ada rukun Islam selanjutnya membayar zakat artinya setiap muslim yang mampu wajib membayar zakat. Dalam Islam zakat terbagi menjadi dua yaitu zakat wajib dan sunnah. Adapun zakat wajib adalah zakat fitrah yang seorang muslim bayarkan sebelum sampai pada perayaan Idul Fitri.

Jumlah yang muslim bayarkan sudah mendapat ketentuan. Sedangkan zakat berikutnya adalah zakat mal yang sesuai besarannya dengan penghasilan dari bekerja. Sehingga harta yang muslim miliki akan suci dengan membayar zakat sesuai ketentuan tersebut.

Puasa

Makna rukun Iman dan rukun Islam selanjutnya adalah menunaikan ibadah puasa. Muslim memiliki kewajiban ketika sudah baligh yaitu menunaikan ibadah puasa untuk setiap tahunnya. Pada setiap bulan Ramadhan menjadikan muslim harus berlomba-lomba dalam berpuasa dan kebaikan.

Karena pada bulan tersebut semua pahala yang ada akan berlipat ganda sehingga muslim akan menabur kebaikan melebihi hari biasanya. Puasa ini berarti menahan untuk tidak makan dan minum dari terbitnya fajar sampai terbenam. Tidak hanya itu saja muslim harus menjaga diri dari hawa nafsu selama menjalankan puasa.

Makna rukun Iman dan rukun Islam menjadi wajib untuk muslim ketahui untuk menjadi pedoman hidup sekaligus menjalankan apa yang baik dan meninggalkan yang buruk.

Naik Haji

Rukun islam yang selanjutnya dan menjadi terakhir adalah naik haji bagi yang mampu. Mampu dalam artian secara lahir dan batin serta secara material dan fisik. Karena ibadah yang satu ini membutuhkan persiapan yang lebih.

Baik dari kesehatan dan finansial sehingga ibadah ini hanya wajib bagi mereka yang sudah mampu, namun bagi mereka yang belum mampu tidak apa tidak melaksanakan. Akan tetapi untuk mereka yang mampu untuk segera lebih baik.

Sehingga makna rukun Iman dan rukun Islam kali ini tidak memaksa seluruh umat untuk menunaikan ibadah haji. Karena sudah sangat jelas jika ibadah haji wajib bagi mereka yang sudah mampu baik fisik dan materialnya. Sehingga mereka tidak merasa terbebani ketika melaksanakan ibadah tersebut. (R10/HR-Online)

Editor: Deni Supendi

The post Makna rukun Iman dan rukun Islam Wajib Muslim Imani dan Yakini appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/11/makna-rukun-iman-dan-rukun-islam/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • iklan.menuu@gmail.com
  • +63 9291 63 2064