Komet C/2020 M3, Komet Langka yang Terdeteksi Mendekati Bumi

Komet C/2020 M3

Komet C/2020 M3 telah tertangkap pada posisinya berada dekat dengan Bumi pada Sabtu, 14 November lalu. Keberadaan komet ini juga telah ditemukan Juni silam. Lalu, juga telah terdeteksi mendekat dan berada dalam posisi yang mudah para ahli astronomi ini temukan.

Apalagi, komet ini juga mudah dan dapat kita lihat dengan bantuan teropong bintang. Dengan catatan, langit kita dalam kondisi yang cukup gelap.

Komet yang berada dalam konstelasi Orion ini dapat kita saksikan menggunakan teleskop karena komet ini tidak mempunyai kecerahan seperti NEOWISE.

Komet C/2020 M3

Melansir dari Earth Sky, komet dengan nama C/2020 M3 ini merupakan sebuah komet yang telah terdeteksi dari bulan Juni lalu. Memiliki titik perihelion atau jarak paling dekat dengan Matahari pada tanggal 25 Oktober lalu.

Sistem dari teleskop ATLAS yakni dua teleskop yang tengah ilmuwan kembangkan melalui Universitas Hawaii merupakan sebuah sistem peringatan awal dari dampak asteroid atau komet.

Kemudian, sistem teleskop tersebut yang mana menemukan komet Atlas atau C/2020 M3 pada Juni lalu. Komet ini melintasi Bumi pada jarak paling dekat yaitu 33.313.846 juta mil atau sekitar 53.613.439 kilometer.

Jarak tersebut merupakan jarak yang termasuk paling aman untuk benda NEO yang mendekati Bumi. Jarak komet C/2020 M3 seperti yang para ilmuwan sampaikan seperti jarak Bumi terhadap orbit Mars.

Kemudian, pada saat komet tersebut mendekati Bumi pada 14 November silam, maka komet akan kembali lagi pada tahun 2159. Dengan demikian, kita akan kembali menyaksikan komet ini lebih dari satu abad kemudian.

Tentu hal ini akan sangat mengesankan serta langka untuk fenomena yang dapat kita rekam sebagai warisan ilmu pengetahuan bagi anak cucu kita.

Baca Juga: Fenomena Komet NEOWISE Tampil Mempesona, Catat Tanggalnya!

Cara Melihatnya

Pada saat kita melihat komet tersebut melintasi langit gelap, maka sekilas memang terlihat komet seperti tidak bergerak. Akan tetapi, anda dapat melihat bintang-bintang yang berada pada area sekitarnya, tunggu sekitar 15 menit, lalu kembali pada posisi komet.

Maka ada kemungkinan akan dapat mendeteksi jika posisinya akan mengalami perubahan. Kecepatan komet C/2020 M3 yang meluncur tersebut sekitar 32.019 mil per jam atau sekitar 51.529 kilometer per jam.

Kemudian, dengan kecepatan tersebut kita mungkin dapat mendeteksinya dari malam ke malam selanjutnya. Komet akan muncul dengan lintasan pada langit yang menyerupai diameter bulan dalam waktu 6 jam.

Wujud atau bentuknya sangat kecil dengan warna kehijauan. Walaupun akan terlihat seperti bola api kecil, namun tak berekor dan menyebar, pertunjukan yang ia hadirkan cukup menakjubkan mata.

Untuk lebar, komet C/2020 M3 ini biasanya memiliki ukuran sekitar satu mil atau 1-2 kilometer. Akan tetapi, pergerakannya untuk posisi perihelion yang mengikat panas matahari mengakibatkan gas pada komet membengkak.

Hal tersebut akan menciptakan bola api yang cukup besar untuk sekitar komet. Michael Mattiazzo merupakan penemu serta seseorang ahli yang mengamati komet asal Australia.

Ia telah memprediksi jika komet ini sudah mengembangkan koma dengan ukuran diameter 211 ribu mil atau 340 ribu kilometer. Hal tersebut hampir sama seperti jarak Bumi terhadap Bulan (239 ribu mil).

Baca Juga: Komet Atlas Hancur Sebelum Terang, Fenomena Langit yang Disayangkan

Dimana Kita akan Menemukannya?

Komet C/2020 M3 tersebut berada pada konstelasi Orion dekat dengan bintang Bellatrix. Jadi, apabila langit anda gelap serta sepasang teropong dengan segala tips mencarinya, maka komet ini akan anda temukan seperti ‘bintang fuzzy’.

Seperti yang telah Michael Jaeger sampaikan pada 7 November melalui akun media sosialnya. Ia memberikan suguhan pemandangan komet tersebut.

Kemudian, terlihat komet tersebut juga tidak jauh dari Orion Nebula besar (M42). The Running Man Nebula juga tampak pada bagian atas Great Orion Nebula dalam pencahayaan panjang tersebut. Magnitudo visual yakni antara 7,0 dan 8,0.

Komet ini akan tampak dengan menggunakan teropong pada langit gelap. Meskipun komet ini hadir tak seterang NEOWISE, namun sensasinya dalam melihat komet pantas untuk diperhitungkan. Karena, komet C/2020 M3 hanya akan terlihat, mungkin seumur hidup sekali dalam satu abad lebih kemudian. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Komet C/2020 M3, Komet Langka yang Terdeteksi Mendekati Bumi appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/11/komet-c-2020-m3/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • iklan.menuu@gmail.com
  • +63 9291 63 2064