IoT atau Internet of Things

IoT atau Internet of Things

Berita Teknologi, (HarapanRakyat.com).- Mengenal Teknologi IoT atau Internet of Things. Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu semakin pesat dan canggih. Hal itu terbukti dari banyaknya jenis-jenis teknologi yang memberikan kemudahan hidup untuk manusia.

Saat ini, berbagai peralatan atau mesin telah dilengkapi teknologi yang canggih agar bisa memudahkan pekerjaan sehari-hari.

Beberapa contoh teknologi canggih seperti mobil pintar (smart car) yang kemampuannya dapat berjalan sendiri ke berbagai tujuan tanpa manusia mengemudikannya.

Contoh kecanggihan teknologi lainnya yaitu mesin pintar bernama Alexa yang bisa berbicara dan fungsinya mengingatkan penggunanya untuk melakukan pekerjaan sesuai jadwal.

Semua teknologi terbaru itu merupakan bagian dari Internet of Things. 

Mengenal IoT atau Internet of Things

Internet of Things atau banyak orang lebih mengenalnya dengan sebutan IoT adalah sebuah konsep terhadap objek tertentu.

Konsep ini memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa membutuhkan interaksi dari antar manusia maupun dari manusia ke perangkat komputer.

IoT telah berkembang begitu pesat, berawal dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS) dan tentunya internet. IoT juga dapat diidentifikasikan dengan RFID sebagai suatu metode komunikasi.

Selain itu, IoT dapat melingkupi teknologi sensor lain seperti teknologi nirkabel serta kode QR yang saat ini banyak kita temukan di sekitar masyarakat. 

IoT bertujuan untuk menyeimbangkan hubungan antar perangkat, perangkat dengan user (manusia), dan antar sesame user secara seamless.

Contoh sederhananya yaitu saat jam tangan pintar yang terhubung dengan smartphone, maka aktivitas user atau si pengguna akan terekam oleh jam tangan pintarnya yang ia gunakan.

Kemudian, hasil rekam jejak dari jam tangan tersebut dikirim secara nirkabel ke smartphone. User tentu mudah untuk mengetahui berapa langkah serta seberapa jauh jarak yang telah ia tempuh.

Hasil dari data itu dapat menjadi acuan apakah user telah melakukan cukup banyak gerakan atau sebaliknya. Kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup si user atau pengguna jam tangan pintar dan smartphone tersebut. 

Ada berbagai macam kemampuan yang Iot sediakan, beberapa contohnya seperti berbagi data, remote control serta masih banyak hal lainnya.

Fungsi dari IoT ini sendiri, penerapannya dapat pula pada benda di dunia nyata. Misalnya pengolahan bahan pangan, elektronik, serta mesin dan teknologi lainnya yang tersambung ke jaringan lokal maupun global dari sensor yang tertanam hingga selalu menyala aktif.

Secara garis besar, peran internet of things berfokus pada alat atau mesin yang dapat diidentifikasikan sebagai representasi virtual dalam strukturnya yang berbasis internet.

Unsur IoT

Internet of Things memiliki beberapa unsur yang masuk sebagai bahan dasar dalam pembuatannya. Beberapa perangkat yang mendukung akan sangat mempengaruhi bagaimana internet of things dapat berjalan.

Unsur-unsur yang diperlukan dalam pembentukan internet of things terdiri dari sensor, konektivitas dan perangkat yang berukuran kecil.

Sensor adalah perangkat canggih yang dapat menangkap serta mendapatkan infomasi terkait hal tertentu. Misalnya pada sensor gerak, suhu, udara, panas, dan lain sebagainya.

Sedangkan unsur konektivitas memiliki peran sebagai penghubung dan pertukaran informasi yang terjadi pada IoT. Biasanya konektivitas membutuhkan kestabilan namun tidak perlu pada bentuk yang besar.

Unsur terakhir dari IoT yaitu perangkat kecil yang fungsinya untuk mendukung atau meningkatkan ketepatan, skalabilitas dan fleksibilitas dalam pengembangan IoT.

Pada dasarnya teknologi memang seperti demikian, semakin murah dan kecil perangkatnya, maka akan semakin lebih kuat.

IoT di Indonesia

Perkembangan dan penggunaan internet of things juga telah ada di Indonesia.

Meski demikian, faktanya masih sedikit orang yang memanfaatkan internet of things, karena Indonesia baru berfokus pada penyebaran akses internet secara merata lewat proyek Palapa Ring-nya.

Beberapa orang ada yang membangun bisnis start up dengan mengusung konsep IoT, salah satu contohnya yaitu eFishery. Start up karya anak bangsa ini menciptakan sebuat alat pemberi makan ikan otomatis.

Selain dapat mengotomatisasi pemberian pakan pada ternak, alat ini berfungsi untuk menjadwalkan pemberian pakan ternak dengan dosis yang tepat.

Alat buatan eFishery ini juga dapat mencatat setiap pemberian pakan ternak secara real time atau waktu yang benar. Cara tersebut tentunya memberikan dampak positif saat menyelesaikan masalah tentang kekurangan atau kelebihan pemberian pakan ternak.

Penggunaan alat ini dapat memudahkan dalam pemberian makan ternak secara teratur. Keberadaan eFishery secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas ekonomi bagi para peternak ikan dan udang.

Kenaikan yang terjadi bisa mencapai 50% hingga 80% biaya operasional peternak ikan.

Selain perusahaan eFishery, ada beberapa perusahaan di Indonesia yang telah mulai mengembangkan IoT untuk menciptakan perangkat atau alat yang canggih.

SoftwareSeni Indonesia

Perusahaan ini telah menciptakan berbagai produk digital seperti software, website dan mobile apps. Mereka melakukan pengembangan IoT meskipun belum sampai pada tahapan untuk diproduksi secara masal yang siap dipakai masyarakat.

Namun, pada tahap awal perusahaan ini berhasil menciptakan dua perangkat IoT yaitu package notifer dan waton ayam. Package notifer berfungsi menandai dan mengidentifikasi paket yang datang serta asal usul pengirimannya.

Sedangkan waton ayam atau singkatan dari Water Gallon Alert System merupakan perangkat kedua dari perusahaan SoftwareSeni dimana fungsi perangkatnya untuk mengidentifikasi galon.

Saat air galon mencapai titik batas pengisian, maka ada notifikasi muncul pada hp orang yang bertanggung jawab mengisi galon. Perangkat ini mampu mengukur seberapa banyak galon yang dibutuhkan dalam waktu satu bulan.

Qlue

Perusahaan selanjutnya yang mengembangkan IoT yaitu perusahaan Qlue. Perusahaan ini merupakan perusahaan start up terkenal dengan proyek Smart City.

Adapun pengembangan IoT yang Qlue lakukan antaralain, Air Pollution Detector, kotak sampah pintar, dan pengembangan Traffic Lamp yang terhubung dengan Command Center.

Hasil produk pengembangan IoT dari Qlue memang untuk menunjang proyek Smart City di kota-kota besar.

Nodeflux

Perusahaan Nodeflux juga mengembangkan IoT. Nodeflux berfokus pada pengembangan big data dan machine learning. banyak orang mengenal perusahaan ini sebagai pengembang IoT yang fokus di bidang industri.

Hara

Perusahaan terakhir adalah Hara. Perusahaan Hara telah menargetkan industri pangan dan pertanian dengan menggunakan internet of things.

Cara kerjanya Hara mampu memprediksi hasil panen, dan merekomendasikan jenis pupuk yang paling efektif untuk bertani. Data yang Hara peroleh berdasarkan input data melalui smartphone yang diolah via web-analytic.

Tidak bisa kita pungkuri bahwa kecanggihan teknologi pada revolusi industri 4.0 ini sudah berjalan sebagaimana mestinya, termasuk Internet of Things yang ada di Indonesia.

Tanpa adanya teknologi, negara Indonesia tidak akan mampu mengejar produktivitas dari negara-negara lain yang telah lebih dulu menggunakan teknologi IoT.

Alasan utama betapa pentingnya teknologi IoT pada suatu negara karena manfaatnya yang dapat meningkatkan produktivitas.

Penggunaan Internet of Things ini sudah bisa kita rasakan mulai dari lingkup perseorangan hingga skala industri level multinasional. proyeksinya, implementasi teknologi IoT mampu memberikan efek positif bagi Indonesia di masa depan. (Deni/R4/HR-Online)

Editor : Deni Supendi

The post IoT atau Internet of Things appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/12/mengenal-teknologi-iot-atau-internet-of-things/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • seobet88@gmail.com
  • +62 877 9462 8641