Hujan Meteor Alpha Monocerotid Fenomena Langka, Catat Tanggalnya!

Hujan Meteor Alpha Monocerotid

Hujan meteor Alpha Monocerotid akan terjadi pada 21 November 2020. Meteor ini juga lebih sering kita sebut dengan nama Monocerotid saja.

Ia adalah meteor yang berasal dari konstelasi Monoceros atau Unicorn. Sehingga, hujan meteor ini juga sering kita kenal dengan sebutan hujan meteor Unicorn. Hujan meteor ini akan kembali menghiasi langit November 2020.

Seperti yang telah kita ketahui bersama yakni terdapat beberapa fenomena hujan meteor yang ada pada bulan November. Mereka adalah hujan meteor Taurid yang akan terjadi tanggal 12 November.

Lalu hujan meteor Leonid pada 17 November dan hujan meteor Alpha Monoceroids yang akan terjadi mulai 15 November dan puncaknya pada 21 November 2020.

Baca Juga: Fenomena Hujan Meteor Orionid Terjadi 5 Hari Lagi, Ini Cara Melihatnya!

Hujan Meteor Alpha Monocerotid

Melansir dari Eartsky, hujan meteor Alpha Monoceroids ini akan berlangsung dalam beberapa hari mulai tanggal 15 November tahun ini sampai puncaknya pada 21 November. Hujan meteor ini merupakan fenomena Unicorn minor yang tidak terlalu terlihat.

Meteor ini akan meluncur dengan laju maksimal sekitar 65 kilometer per detik. Meskipun termasuk ke dalam kecepatan lambat, meteor ini masih dapat kita saksikan. Para ilmuwan pun mengharapkan dapat menjadi momen yang tak terlupakan oleh kita semua yang menyaksikan.

Esko Lyytinen, astronom dari Finnis Fireball Network serta Peter Jenniskens dari SETI Institute NASA telah melakukan pelacakan dari Alpha Monoceroids selama bertahun-tahun.

Dari pengamatan tersebut telah mereka peroleh jika hujan meteor Alpha Monocerotid ini akan melaju dengan kecepatan yang bervariasi setiap jamnya. Paling tidak, para ahli astronomi tersebut mengatakan jika meteor akan hadir menghiasi langit malam kurang lebih 5 meteor per jamnya.

Meteor Alpha Monocerotids

Seperti yang telah kita ketahui bersama jika meteor berasal dari serpihan puing-puing komet Halley yang tertinggal dan tertarik ke dalam atmosfer bumi.

Hal tersebut terjadi karena Bumi sedang berada pada jarak yang dekat dengan lintasan komet sehingga serpihan debu tersebut tertarik adanya gaya gravitasi Bumi.

Akan tetapi, untuk meteor Alpha Monoceroids ini bukan berasal dari puing komet Halley, tetapi berasal dari komet C/1917 F1 atau dapat kita kenal dengan nama komet Mellish.

Hujan meteor Alpha Monocerotid ini dapat kita saksikan pada saat malam hari sekitar pukul 21.30 WIB atau pada saat rasi bintang Canis Minor terbit hingga matahari terbenam.

Sementara itu, para astronom mengatakan jika waktu yang paling tepat untuk menyaksikan hujan meteor ini adalah pada saat pukul 04.00 WIB. Karena pada saat itu, hujan meteor datang pada titik paling tinggi yang dapat kita lihat pada langit malam.

Hujan meteor tersebut dapat anda saksikan dengan mudah jika tidak ada polusi cahaya yang menghalangi atau pada saat kondisi langit bersih. Kemudian, hujan meteor ini telah diprediksi oleh ahli astronomi tersebut yakni hampir sama dengan fenomena tahun 1995.

Baca Juga: Hujan Meteor Taurid Selatan Bisa Menghasilkan Bola Api Menakjubkan

Fenomena Rekor Unicorn Minor

Tercatat terdapat beberapa tahun yang merupakan ledakan terbesar sejarah fenomena Unicorn Minor ini, yakni pada tahun 1925 dan tahun 1935. Dimana sekitar seribu meteor melintasi langit setiap satu jamnya. Sehingga, fenomena tersebut kita kenal dengan nama badai meteor.

Selanjutnya pada tahun 1985 terdapat hujan meteor Alpha Monocerotid sekitar 700 buah meteor yang melintas tiap jam. Berikutnya adalah tahun 1995 sekitar 400 buah meteor dalam satu jam. Keduanya dapat kita kenal dengan nama ledakan meteor.

Bagaimana Cara Melihatnya?

Meskipun posisi hujan meteor ini paling tinggi pada pukul 04.00 pagi, akan tetapi paling baik untuk menyaksikan adalah Eropa barat, Amerika Selatan, dan juga sebelah barat laut Afrika.

Jika anda ingin menyaksikan dan berburu hujan meteor Alpha Monocerotid, para ahli astronom menyarankan jika anda tidak akan melewatkan malam tersebut.

Persiapkan sebelum waktu pertunjukan kurang lebih 10-15 menit. Karena fenomena alam pada langit malam tersebut bisa saja melenceng beberapa menit. Jadi, tandai waktu serta kalender anda agar tidak ketinggalan dalam menyaksikan fenomena langka ini.

Baca Juga: Fenomena Hujan Meteor Camelopardalid, Lambat dan Berkilauan

Hujan Meteor Awal November

Selain Unicorn Minor, terdapat hujan meteor yang akan terjadi pada minggu ini, yaitu hujan meteor Leonid. Leonid tersebut dapat kita saksikan pada 6 November hingga akhir bulan.

Untuk fenomena ini akan ada pertunjukan yang sedikit lebih meriah, yakni sekitar 15 meteor dalam per jamnya. Untuk puncak hujan meteor ini adalah tanggal 17-18 November 2020.

Jadi, persiapkan kalender anda untuk mencatat tanggal-tanggal yang akan menjadi pertunjukan beberapa hujan meteor dalam bulan November ini. Salah satunya adalah hujan meteor Alpha Monocerotid. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Hujan Meteor Alpha Monocerotid Fenomena Langka, Catat Tanggalnya! appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/11/hujan-meteor-alpha-monocerotid/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • iklan.menuu@gmail.com
  • +63 9291 63 2064