Tripel Konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus Mulai Sore Ini, Catat Tanggalnya!

Tripel Konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus

Tripel konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus adalah kesejajaran benda luar angkasa dalam sistem tata surya kita yang dapat terlihat. Fenomena langka ini pun menjadi fenomena yang menakjubkan dan dapat kita nikmati dengan mata telanjang.

Kesejajaran ketiga benda dalam tata surya tersebut akan tampak pada langit dan membentuk suatu pola. Pola tersebut layaknya segitiga yang pada bagian sudutnya tumpul, itu adalah posisi dari Jupiter.

Tanpa dengan teleskop, fenomena tersebut dapat tertangkap oleh mata kita. Namun, dengan catatan, jika langit tempat kita melihatnya terbebas dari polusi cahaya dengan kondisi langit yang cerah.

Tripel Konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus

Jupiter dan juga Saturnus akan saling terhubung pada 21 Desember 2020 mendatang. Posisi keduanya akan dekat sekitar 0,1 derajat. Sementara itu, jarak tersebut hanya 15 dari keseluruhan diameter bulan purnama.

Melansir dari Earth Sky, astronom telah menggunakan kata konjungsi sebagai gambaran untuk pertemuan kedua planet tersebut dengan bulan serta benda-benda luar angkasa dalam tata surya kita.

Kemudian, mereka juga menyebutkan tentang sebuah tripel konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus besar dalam fenomena kali ini. Hal tersebut karena, kedua benda angkasa tersebut adalah planet paling besar dalam tata surya kita yang akan terapit oleh bulan.

Konjungsi tersebut akan menjadi konjungsi yang besar sejak tahun 2000 silam. Kemudian, konjungsi terbesar dan paling dekat adalah pada tahun 1623. Lalu, konjungsi yang akan kembali datang yakni pada 15 Maret 2080.

Meskipun konjungsi besar akan terjadi pada bulan Desember, jangan menunggu lebih lama. Saat ini anda sudah dapat melihat fenomena tersebut. Mereka akan hadir malam ini sebagai pemandangan yang menarik untuk juga dapat memperluas pemikiran kita.

Baca Juga: Atmosfer Pluto Mirip Titan Bulan Terbesar Saturnus, Ini Buktinya!

21 Hingga 23 Oktober 2020

Pada tanggal 21-23 Oktober 2020, bulan akan menyapu kedua planet tersebut. Tripel konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus akan berada dengan jarak antara pada 6 derajat pada langit kita. Diameter bulan sekitar 12 derajat.

Lalu, tanggal 21 Oktober hingga 21 November Jupiter akan menempuh jarak 5 derajat. Sedangkan Saturnus menempuh jarak 2 derajat. Dengan demikian, Jupiter akan memperoleh 3 derajat pada Saturnus.

Sehingga, kedua planet tersebut (berupa gas raksasa) akan memiliki jarak sekitar 3 derajat yang terpisah pada 21 November 2020.

Jupiter akan terapit antara Saturnus arah selatan dan juga bulan pada arah tenggara. Kemudian, akan berganti posisi dengan Saturnus yang terapit Jupiter pada arah tenggara dan Bulan pada arah selatan.

21 November Hingga 21 Desember 2020

Pada tanggal 21 November hingga 21 Desember tersebut, tripel konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus terjadi dengan penuh atau mencapai puncak. Karena, Jupiter akan menempuh jarak perjalanan sekitar 6 derajat, sedangkan Saturnus 3 derajat.

Dengan hal tersebut, terjadi kemungkinan besar jika Jupiter dapat menjembatani kesenjangan sekitar 3 derajat antara kedua planet besar tersebut pada 21 November 2020.

Kemudian, secara keseluruhan, yakni mulai 21 Oktober sampai 21 Desember 2020, Jupiter akan melakukan perjalanan dengan jarak tempuh 11 derajat serta Saturnus dengan 5 derajat.

Dengan kata lain, hal tersebut akan benar-benar menutup celah sekitar 6 derajat yang memisahkan kedua planet pada 21 Oktober 2020.

Baca Juga: Misteri Rotasi Planet Saturnus Akhirnya Terpecahkan, Data Baru Misi Cassini

Fenomena Langka dan Dapat Terlihat dengan Mata Telajang

Saturnus merupakan planet keenam dalam tata surya kita yang berdasarkan jarak terhadap matahari. Ia adalah planet paling jauh dengan gerakan paling lambat.

Sedangkan Jupiter adalah planet kelima dari matahari. Ia juga menjadi planet besar dan paling lambat setelah Saturnus. Jupiter juga planet paling terang kedua setelah Saturnus.

Dengan alasan tersebut, tripel konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus menjadi konjungsi yang paling langka (berdasarkan gerakan lambat mereka). Planet dengan cincin tersebut membutuhkan waktu untuk mengelilingi matahari sekitar 30 tahun, sedangkan Jupiter perlu 12 tahun. Maka dari itu, setiap 20 tahun, Jupiter akan mengejar Saturnus yang dapat terlihat dari Bumi.

Kemudian, dari tahun 2000 hingga 2100 inklusif, hal tersebut dapat kita lihat dari permukaan Bumi berupa konjungsi, yakni pada 28 mei 2000, 21 Desember 2020, 31 Oktober 2040, 7 April 2060, 15 Maret 2080, dan 18 September 2100.

Dalam jangka waktu 20 tahun, Jupiter akan mendapatkan 360 derajat pada Saturnus. Sehingga, lapping planet Saturnus terjadi 20 tahun sekali.

Jadi, jangan menunggu dan mulailah menontonnya mulai dari sekarang. Keluarlah pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIB untuk melihat fenomena langka tripel konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus. Jangan lupa untuk menandai kalender anda untuk tanggal 21 Desember 2020 mendatang demi mendapatkan pemandangan langit menakjubkan dalam konjungsi yang lebih besar. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Tripel Konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus Mulai Sore Ini, Catat Tanggalnya! appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/10/tripel-konjungsi-bulan-jupiter-saturnus/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • iklan.menuu@gmail.com
  • +63 9291 63 2064