Tahapan Sintesis Protein Berperan Penting Sebagai Pondasi Tubuh

Tahapan Sintesis Protein

Tahapan sintesis protein tubuh manusia sangat penting untuk kita ketahui. Karena protein adalah senyawa organik kompleks mengandung molekul tinggi.

Tahapan tersebut adalah polimer yang berasal dari monomer asam amino lalu terhubung dengan satu dan yang lain melalui ikatan peptida. Molekul protein tersebut terkandung hidrogen, karbon, nitrogen, oksigen, dan juga beberapa sulfur hingga fosfor.

Tahapan Sintesis Protein

Protein mempunyai fungsi yang cukup penting karena menjadi pondasi dalam suatu bangunan pada tubuh manusia. Akan tetapi, protein ini harus terbentuk terlebih dahulu.

Lalu, pembentukan atau sintesis tersebut terjadi dengan melibatkan beberapa pihak yang termasuk RNA dan juga DNA. Sementara itu, proses pembentukan protein (sintesis protein) adalah sebuah proses dalam mengubah asam amino yang ada dalam linear menjadi senyawa protein dalam tubuh.

Dalam hal ini, DNA dan juga RNA memiliki peran penting dalam keterlibatannya pada pembentukan protein ini. Pada dasarnya, informasi genetik (gen) yang berupa sel terdapat pada DNA dalam membuat protein.

Lalu, proses atau tahapan sintesis protein ini terbagi atas tiga langkah, yakni transkripsi, translasi, serta pelipatan protein.

Baca Juga: Perbedaan Faring dan Laring, Pengertian, Fungsi dan Strukturnya

Transkripsi

Proses ini adalah proses sintesis RNA dari salah satu pita cetakan pada DNA (DNA sense). Dalam tahapan ini, akan menghasilkan 3 jenis RNA, yakni mRNA, tRNA, dan juga rRNA. Proses pembentukan ini akan berlangsung dalam sitoplasma.

Tahap ini terdapat rantai tunggal yang berfungsi sebagai rantai sense. Sementara itu, rantai yang lain dari pasangan DNA yang kita kenal dengan sebutan rantai antisense.

Lalu, tahapan sintesis protein pada transkripsi ini terbagi dalam 3 tahap, yakni inisiasi, elongasi, serta terminasi. Dalam tahap inisiasi, RNA polimerase akan terikat dengan rantai DNA (promoter) yang berada dalam awal suatu gen.

Selanjutnya, untuk tahap elongasi, satu rantai DNA, untaian cetakan akan bertindak sebagai cetakan yang nantinya berguna untuk enzim RNA polimerase.

Terminasi merupakan tahap transkripsi selanjutnya yang urutan sinyal jika transkripsi RNA telah selesai dilakukan. Selanjutnya, RNA polimerase akan melepaskan hasil proses transkripsi RNA.

Baca Juga: Fungsi Usus 12 Jari pada Sistem Pencernaan Manusia dan Cirinya

Translasi

Translasi adalah tahapan sintesis protein dari urutan nukleotida yang ada dalam mRNA lalu mengalami penerjemahan dalam urutan asam amino. Urutan penerjemahan tersebut berasal dari rantai polipeptida.

Sepanjang terjadinya proses ini, sel akan membaca tentang informasi yang ada pada messenger RNA atau mRNA serta memakainya dalam membuat sebuah protein. Terdapat 20 jenis asam amino agar terbentuk protein. Kemudian yang berasal dari terjemahan kodon mRNA.

Lalu pada mRNA tersebut, terdapat instruksi agar membuat polipeptida yang merupakan RNA nukleotida (Adenine, Cytosine, Uracil, dan Guanine). Hal ini dapat kita kenal dengan sebutan kodon. Kemudian, dapat menghasilkan rantai polipeptida yang spesifik.

Dalam proses translasi ini pun juga terbagi atas tiga tahapan penting, yakni tahap awal (inisiasi), tahap elongasi (perpanjangan rantai), dan tahap terminasi.

Pada proses awal dari tahapan sintesis protein, ribosom akan membuat rakitan pada sekitar mRNA sehingga dapat terbaca. Kemudian tRNA yang pertama membawa asam amino metionin yang sesuai dengan start kodon (AUG).

Tahapan awal ini sangat penting dan dibutuhkan selama proses translasi dapat berlangsung. Kemudian, tahap yang kedua adalah elongasi atau memperpanjang rantai yang mana rantai asam amino yang akan mengalami perpanjangan.

Dalam tahap kedua ini, mRNA terbaca satu kodon sekali serta asam amino yang cocok akan bertambah pada rantai protein. Sepanjang tahap elongasi, tRNA akan bergerak melalui situs A, P, serta E yang berasal dari ribosom.

Pada proses ini akan mengalami pengulangan yang terus-menerus ketika kodon baru terbaca serta asam amino juga baru bertambah pada rantai. Selanjutnya, tahap terminasi, yakni tahap dimana rantai polipeptida akan terlepas.

Dalam tahapan sintesis protein ini, akan berlangsung pada saat stop kodon masuk ke ribosom. Hal tersebut akan membuat rantai polipeptida terpisah dengan tRNA serta terlepas keluar dari ribosom.

Baca Juga: Tulang Rusuk Manusia, Mengenal Struktur dan Fungsi pada Tubuh

Pelipatan Protein

Rantai polipeptidanya yang telah mengalami sintesisasi tidak akan berfungsi sebelum mengalami modifikasi oleh struktur tertentu. Seperti tambahan karbohidrat ekor atau glikosilasi, kelompok prostetik, lipid, dan lain sebagainya.

Agar berubah fungsional, maka akan terjadi modif pasca-translasi serta pelipatan protein. Proses pelipatan protein ini juga terbagi dalam empat tingkatan.

Tingkatan tersebut adalah tingkat primer atau rantai polipeptida liniernya, lalu tingkat tengah atau alpha heliks, dan beta lipit lembar.

Kemudian tahapan sintesis protein pada pelipatan selanjutnya adalah tingkat tersier, yakni bentuk yang berserat serta bundar, dan juga tingkat kuarter yang berarti protein kompleks dengan submit lebih dari dua. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Tahapan Sintesis Protein Berperan Penting Sebagai Pondasi Tubuh appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/10/tahapan-sintesis-protein/
Langganan Software

© 2020 Jasa Whatsapp Blast | Rajatheme.com - Google Ads Service