Molekul Unik di Titan, Super Langka dan Sangat Reaktif

Molekul Unik di Titan

Molekul unik di Titan merupakan molekul yang sangat langka. NASA menemukannya berkat pengamatan ALMA Chili. ALMA (Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array) telah menemukan cycloropropelinedine yang merupakan molekul campuran antara hidrogen dan karbon.

Titan, sebuah satelit planet Saturnus dengan banyak keunikan, kini semakin unik lagi dengan penemuan yang super langka dari para astronom tersebut. Mereka akhirnya menerbitkan penemuan mengenai Titan pada Jurnal Astronomi untuk bulan ini.

Molekul Unik di Titan

Planet Saturnus memiliki bulan yang bernama Titan dan sudah terkenal karena sangat unik dari beberapa satelit planet yang ada di dalam tata surya.

Kini kembali menjadi bulan yang unik saat para astronom menemukan molekul yang super unik dan langka yang tidak pernah mereka temukan di belahan planet manapun dalam tata surya ini.

Melansir dari Science Alert, molekul yang telah berhasil ilmuwan identifikasi tersebut adalah cyclopropenylidene atau C3H2. Seperti yang para ilmuwan jelaskan jika C3H2 adalah jenis molekul yang super langka.

Bahkan, mereka hanya menemukan molekul unik di Titan tersebut pada laboratorium mereka saja. Kemudian, penemuan ini adalah penemuan yang pertama kali pada atmosfer bulan planet. Ilmuwan juga mengira pada awalnya senyawa tersebut hanya mampu bertahan pada kondisi luar angkasa saja.

“Kami memang berpikiran jika Titan adalah sebuah laboratorium alami yang ada dalam kehidupan nyata. Dalam laboratorium alami planet itu, kami bisa melihat zat kimia yang pada Bumi masa lalu saat kehidupan belum lahir di Bumi,” ucap Melissa Trainer, ahli astrobiologi NASA Goddard Space Flight Center.

Baca Juga: Temuan Oksigen Molekuler di Galaksi Lain, Dimana dan Bagaimana Bisa?

C3H2 Bersifat Reaktif

Cyclopropenylidene merupakan sebuah senyawa atau molekul yang sifatnya sangat reaktif. Molekul ini tak bisa bertahan lama pada atmosfer, sebab dapat secara langsung bereaksi untuk membentuk molekul organik.

Para ilmuwan juga telah memperkirakan jika C3H2 adalah senyawa atau molekul unik di Titan yang bisa membentuk kehidupan pada suatu planet. Hal tersebut tentu saja menarik untuk para ilmuwan yang meneliti untuk lebih lanjut.

“Kami dapat mencari molekul yang kemungkinan lebih besar daripada C3H2. Akan tetapi, harus lebih dulu mengetahui tentang apa yang terjadi pada lapisan atmosfer. Hal tersebut perlu dalam memahami reaksi dari senyawa kimia yang dapat menghasilkan molekul yang sifatnya organik serta kompleks. Kemudian juga yang terjatuh sebagai sebuah hujan ke permukaan,” lanjut Melissa.

Sifat dari molekul unik di Titan (C3H2) ini memang sangat reaktif dan menjadikan para ilmuwan meyakini pada masa awalnya tentang senyawa ini hanya dapat mereka temukan pada benda-benda luar angkasa yang hampa saja. Sehingga, senyawa ini kemungkinan besar tidak akan bereaksi dengan molekul atau senyawa yang lain.

Baca Juga: Planet dengan Suhu Paling Ekstrim, Mampu Hancurkan Molekul

Titan Adalah Bulan Saturnus yang Unik

Titan memang telah orang kenal karena merupakan bulan yang Saturnus miliki dengan keunikannya. Bulan ini telah kita ketahui jika memiliki awan, danau, hingga atmosfer yang terdiri atas nitrogen dan juga hidrokarbon.

Hal tersebut membuat kondisi lingkungannya begitu mirip dengan kondisi yang ada di Bumi. Lalu, pada tahun 2016 silam, tim astronom NASA telah meneliti Titan memakai ALMA (Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array).

Tim tersebut telah berhasil menemukan jejak molekul unik di Titan yang belum pernah mereka temukan sebelumnya.

“Saat saya tersadar jika saya sedang menyaksikan cyclopropenylidene, dalam pikiran saya yang pertama, ‘itu adalah cukup mengejutkan’,” ucap Conor Nixon, seorang pimpinan tim peneliti.

“Titan begitu unik dalam tata surya kita. Ia juga telah membuktikan jika ia merupakan tempat yang penuh dengan harta karun untuk jenis molekul-molekul yang baru,” lanjutnya.

Dengan penemuan ini, membuat para ahli yang meneliti Titan tersebut semakin terdorong untuk meneliti lebih jauh tentang satelit atau bulan ini. Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan seluruh dunia tengah mengamati apakah Titan bisa menopang untuk kehidupan seperti Bumi.

“Kami sedang mencari tahu apa Titan layak huni,” ujar Rosaly Lopes, ahli geologi NASA Jet laboratory.

“Jadi, kami semua ingin tahu senyawa apa yang turun ke permukaan dari Titan. Selanjutnya, apakah molekul unik di Titan tersebut mampu menembus lapisan es ke laut yang ada pada bagian bawahnya. Karena kami sempat berpikir jika laut menjadi tempat yang mempunyai kondisi layak untuk huni.” (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Molekul Unik di Titan, Super Langka dan Sangat Reaktif appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/10/molekul-unik-di-titan/

Tags :

bm

Jasa Google Ads

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Jasa Google Ads
  • Menuu.id
  • Jl. Veteran, Denpasar, bali
  • iklan.menuu@gmail.com
  • +63 9291 63 2064