Petugas Gabungan Razia Pengguna Masker di Tasikmalaya

Petugas Gabungan Razia Pengguna Masker di Karangnunggal Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya (Harapanrakyat.com),- Pertugas gabungan dari Polsek Karangnunggal, Satpol PP, Koramil 1215/Karangnunggal, Gugus Tugas melakukan razia pengguna masker, Selasa (1/9/2020). Sasarannya masyarakat dan pengguna jalan yang masih bandel tak memakai masker saat beraktivitas.

Petugas juga melakukan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan Covid-19. Anggota polisi dan TNI ini memasang stiker imbauan pada kendaraan yang melintas.

Kapolsek Karangnunggal Kompol Asep Ishak bersama Panit Binmas Ipda Didi menuturkan razia pengguna masker untuk mendisiplinkan masyarakat. Pengguna jalan juga harus mematuhi aturan pemerintah terkait protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

“Masyarakat harus membiasakan memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) saat pandemi Covid-19,” ungkapnya.

“Kami terus melakukan razia pengguna masker, dengan sasaran pengguna jalan, tempat keramaian dan titik lainnya. Masyarakat harus betul-betul mendisiplinkan sendiri. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” tambahnya.  

Sementara itu, Danramil 1215/Karangnunggal Mayor Inf Kurnaidi mengatakan kegiatan ini supaya masyarakat paham pentingnya menjaga pribadi dan sesama. Terutama untuk menjaga keluarga dari paparan virus corona dengan mendisiplinkan memakai masker.

“Supaya timbul kesadaran masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah.  Mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Harus mematuhi 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” ucapnya. (Apip/R9/HROnline)

The post Petugas Gabungan Razia Pengguna Masker di Tasikmalaya appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/09/petugas-gabungan-razia-pengguna-masker-di-tasikmalaya/
Langganan Software

© 2020 MENUU.ID | Jasa Iklan Google Adwords - Google Ads Service