Perbedaan Faring dan Laring, Pengertian, Fungsi dan Strukturnya

Perbedaan Faring dan Laring

Perbedaan faring dan laring terkadang masih membingungkan bagi sebagian orang. Tak jarang yang menganggap jika faring adalah laring maupun laring adalah faring. Padahal struktur, fungsi, hingga pengertiannya saja berbeda.

Hal tersebut dapat terjadi kemungkinan karena kedua organ tersebut berada pada lokasi yang berdekatan. Bahkan, jika kita perhatikan, keduanya memiliki nama yang hampir sama atau mirip.

Perbedaan Faring dan Laring

Pada dasarnya, faring adalah salah satu organ yang berhubungan dengan sistem pernafasan dan juga sistem saraf yang membentang pada rongga hidung. Lalu juga mulut menuju laring dan esofagus.

Sementara itu, laring merupakan bagian atas trakea atau tenggorokan. Udara akan melalui faring, begitupun dengan makanan. Lalu, akan menuju laring dan kemudian akan masuk ke dalam esofagus.

Dinding dari laring tersusun atas tulang rawan. Laring juga sering kita sebut dengan kotak vokal, sebab terdapat pita suara. Sehingga perbedaan faring dan laring, udara yang melalui saluran laring ini akan menghasilkan suara.

Baca Juga: Perbedaan Arteri dan Vena, Fungsi, Struktur, dan Jenisnya

Perbedaan Berdasarkan Definisinya

Menurut Wikipedia, faring atau pharynx (bahasa Yunani) atau kita kenal dengan nama tenggorokan adalah satu wilayah posterior menuju rongga mulut dan hidung. Bahkan juga ke laring. Organ faring mempunyai tiga bagian, yakni nasofaring, orofaring, serta laringofaring.

Hidung mengalami pembukaan ke nasofaring ini kita kenal dengan nama koana. Sementara itu, terdapat amandel pharyngeal yang berupa kumpulan jaringan limfoid juga dapat kita temukan di bagian nasofaring ini.

Sehingga, dapat kita kenal juga jika nasofaring adalah rongga yang berada pada sekitar rongga hidung, lalu pada bagian menuju kepala, serta meluas dari dasar tengkorak menuju permukaan bagian atas dari langit-langit lunak.

Sementara itu, tabung eustachius terbuka menuju nasofaring dan berperan penting dalam menjaga tekanan sistem pendengaran. Sedangkan perbedaan faring dan laring secara terminologi, jika orofaring adalah organ yang terletak pada posterior menuju rongga mulut.

Lalu, laringofaring merupakan salah satu bagian posterior yang sebagian faring. Kemudian menghubungkan esofagus serta laring. Akan tetapi, semua dari ketiga bagian tersebut, nasofaring merupakan struktur yang paling lengkap dan komplek daripada kedua bagian tersebut.

Sementara itu, laring atau sering kita sebut dengan istilah kotak suara, yaitu organ yang menjadikan suara terdengar dari hembusan nafas yang berasal dari paru-paru.

Organ ini berada pada persimpangan antara esofagus dan juga trakea serta membuka menuju laringofaring. Kemudian, juga terdapat perbedaan faring dan laring. Laring juga memiliki fungsi lain selain sebagai organ utama dalam memproduksi suara.

Laring memiliki fungsi secara pasif dalam mencegah zat atau partikel yang masuk pada sistem pernafasan. Jadi, organ laring ini berperan dalam mencegah atau penghalang.

Baca Juga: Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern Dalam Kehidupan

Proses Terbentuknya Suara dari Laring

Terdapat sebuah organ yang kita kenal dengan nama pita suara yang terdapat pada laring. Pita suara ini mengatur sedemikian rupa sehingga suara akan terdengar sangat baik pada organ pendengaran.

Satu set dari kesembilan kartilago pada laring akan bertahan bersama pita. Kemudian, saat udara berhembus dari paru-paru, pita akan bergetar dan menghasilkan suara. Hingga akhirnya lidah dapat memanipulasi mereka melalui ucapan.

Terdapat kecepatan aliran dari udara tersebut yang terkontrol (frekuensi) yang kita kenal dengan sebutan nada. Pada manusia, terdapat kualitas tertentu yang ada pada pita suara dan terbilang unik pada masing-masing individu. Inilah yang menjadi perbedaan faring dan laring sangat terlihat jelas.

Sehingga, dapat kita artikan jika tak peduli bagaimana seseorang ingin mengubah suaranya dengan banyak cara, gelombang tertentu akan mempunyai kualitas yang khusus untuknya. Yang mana dapat kita artikan, getaran dari pita suara serta struktur yang lain akan berhubungan dengan organ laring yang unik pada setiap individu.

Walaupun terdengar dari pengucapan yang hampir sama, namun kedua organ ini memiliki beberapa hal yang berbeda. Mulai dari lokasi hingga fungsi.

Baca Juga: Perbedaan DNA dan RNA yang Belum Banyak Diketahui Terkait Informasi Dasar Manusia

Perbedaan Lokasi, Sistem, Struktur, dan Anatomi

Jika faring berada pada bagian yang tepat pada belakang mulut. Lalu untuk organ laring terletak pada tingkat vertebrata C3-6. Kemudian, jika faring adalah sebuah sistem dari pernafasan dan juga pada sistem pencernaan. Maka, laring adalah bagian dari sistem pernafasan saja.

Lalu untuk strukturnya, faring adalah sebuah dinding yang berupa otot serta sebuah seperangkat daerah. Sementara laring adalah struktur dinding terdiri atas tulang rawan dan berupa organ.

Beralih ke perbedaan faring dan laring pada anatomi, faring memiliki bagian berjumlah tiga, yakni nasofaring, orofaring, dan juga laringofaring. Kemudian, laring terdiri atas empat tulang rawan, yakni tiroid, krikoid, ariltenoid, serta kornikulasi. (R10/HR Online)

The post Perbedaan Faring dan Laring, Pengertian, Fungsi dan Strukturnya appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/09/perbedaan-faring-dan-laring/
Langganan Software

© 2020 Jasa Whatsapp Blast | Rajatheme.com - Google Ads Service