Fungsi Otot Polos, Struktur, dan Cara Kerja untuk Tubuh

Fungsi Otot Polos

Fungsi otot polos berbeda dengan fungsi dari otot yang lain dalam tubuh. Karena, otot polos adalah jenis otot tak sadar yang bekerja secara reflek untuk tubuh. Jaringannya terdiri dari sel-sel yang polos dan mempunyai bentuk polos.

Bentuknya seperti gelendong dengan ujung meruncing atau lancip dengan satu inti. Otot ini ada pada tubuh dan membentuk lapisan organ tubuh manusia. Misalkan terdapat pada organ pencernaan, pembuluh darah, hingga saluran kelamin.

Morfologi dan Fungsi Otot Polos

Jenis otot polos mempunyai anatomi yang berbeda dengan otot rangka dan juga otot jantung. Karena otot ini tidak menampakkan sebuah bentuk dari otot yang berserat lintang.

Aktin dan miosin yang ada pada otot polos ini bergeser sehingga menghasilkan kontraksi. Dalam otot polos juga mengandung tripomiosin, akan tetapi tidak memiliki triponin.

Secara umum, fungsi otot polos mempunyai sedikit mitokondria dan bergantung pada proses glikolisis. Kemudian yang berguna untuk memenuhi asupan metabolismenya.

Baca Juga: Ciri Otot Lurik Sebagai Otot Gerak Beserta Fungsi dan Bagian-Bagiannya

Peran Penting Otot Polos

Adapun peran dari otot polos berdasarkan keberadaannya adalah bermacam-macam. Yang pertama, otot polos yang terdapat pada rahim memiliki kegunaan untuk membantu proses kelahiran bayi. Caranya, ia mampu mendorong hingga bayi dapat keluar dari rahim.

Selanjutnya, fungsi otot ini pada kandung kemih, yakni dapat membantu keluarnya urin dari dalam tubuh. Kemudian, untuk fungsi dalam pembuluh darah, otot ini akan membantu untuk membentuk aliran darah yang ada pada arteri.

Untuk saluran pencernaan, otot dapat berfungsi dalam memindahkan makanan. Jika fungsi untuk mata, otot ini dapat membantu pupil menyusut saat proses melihat.

Selain itu, untuk arteri, fungsi otot polos membantu dalam mempertahankan diameter dari pembuluh darah arteri tersebut. Paru-paru juga terdapat jaringan otot polos yang berguna dalam membantu mengatur aliran dari udara dan memperluas serta kontak yang paru-paru butuhkan.

Untuk pembuluh vena, otot polos membantu dalam mengatur tekanan darah agar tetap stabil. Bahkan, otot ini juga terdapat pada testis yang berfungsi sebagai pengatur saat ejakulasi melalui kontraksi otot sfringter.

Struktur Otot Polos

Melansir dari Wikipedia, struktur dari otot polos sebagian besar terdiri atas satu unit, yaitu seluruh otot yang berkontraksi atau seluruh otot mengendur.

Jenis otot polos dengan satu unit atau unit tunggal adalah otot polos degan bentuk serabut. Kemudian berkontraksi dengan membran sel yang melekat antara satu dengan yang lain.

Sehingga fungsi otot polos ini tidak memerlukan saraf eksternal untuk berkontraksi. Otot ini terdapat pada organ berongga atau yang berjenis visera.

Akan tetapi, terdapat pula otot polos yang multi unit yang ada pada trakea, iris mata, dan juga arteri elastis. Otot ini berstruktur dari serabut yang berbeda-beda dan bekerja tanpa saling membantu atau dapat dikatakan otot yang bekerja sendiri.

Pada intinya, fungsi otot polos ini akan memerlukan stimulus dari saraf eksternal untuk berkonstraksi. Misalnya otot yang ada pada mata yang memberikan peran dalam fokus lensa atau penyesuaian ukuran pupil.

Baca Juga: Beragam Penyebab Kram Otot dan Penanganannya

Proses Kontraksi Otot Polos

Filamen aktin dan miosin akan berkontraksi dan berinteraksi satu dengan yang lain. Lalu kontraksi tersebut akan aktif dengan bantuan ion kalsium dan ATP (Adenosin Trifosfat). Sehingga, akan menghasilkan energi dalam berkontraksi.

Untuk filamen aksin memiliki diameter yang lebih kecil daripada filamen miosin. Kemudian, filamen aktin mempunyai jumlah yang lebih banyak sekitar 15 kali dari jumlah miosin.

Sehingga terlihatnya filamen aksin akan lebih sering dalam satu irisan otot daripada miosin. Otot plos pada tubuh dapat berkontraksi secara efektif, yakni dua pertiga dari panjang renggangannya.

Cara Kerja Otot Polos

Otot polos mempunyai mekanisme kerja yang tidak mengikuti perintah otak. Ia akan bekerja atau berkontraksi sesuai dengan reflek atau di luar kesadaran. Sehingga, otot polos ini juga sering kita sebut dengan otot tak sadar (otonom).

Cara kerja dari otot polos ini bekerja lambat yang secara terus-menerus. Ia bekerja tanpa lelah pada bagian-bagian seperti saluran kemih, rahim, dan masih banyak lagi sesuai dengan fungsi otot polos tersebut. (R10/HR Online)

The post Fungsi Otot Polos, Struktur, dan Cara Kerja untuk Tubuh appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/09/fungsi-otot-polos/
Langganan Software

© 2020 MENUU.ID | Jasa Iklan Google Adwords - Google Ads Service