Sistem Pernafasan pada Manusia dan Cara Kerjanya

Sistem Pernafasan Pada Manusia

Sistem pernafasan pada manusia adalah salah satu tanda yang sangat vital yang ada dalam tubuh. Sistem kerja tersebut baik, maka akan terjadi pernafasan dengan baik pula. Untuk mengetahui apa saja dan bagaimana cara kerja dari sistem pernafasan tersebut, dapat simak beberapa penjelasan berikut.

Sistem Pernafasan pada Manusia

Dikutip dari Wikipedia, sistem pernafasan adalah sebuah sistem biologis yang terdiri atas organ serta struktur khusus. Struktur dan organ tersebut dipakai dalam pertukaran gas pada tumbuhan dan juga hewan.

Sistem ini merupakan sebuah kumpulan dari organ yang berhubungan dengan proses gas karbon dioksida dan oksigen dalam darah. Setiap individu bisa memiliki laju dari pernafasan yang normal jika ia dapat bernafas sekitar 12 hingga 20 kali tiap menit serta berlangsung secara berkesinambungan.

Filosofi dan juga anatomi yang menjadikan sistem pernafasan terjadi juga sangat bervariasi. Hal ini tergantung pada ukuran dari makhluk hidup, sejarah evolusinya, dan juga lingkungan dari tempat tinggalnya.

Jika hewan darat, mereka akan bernafas dengan paru-paru. Pertukaran gas yang ada di paru-paru di jutaan kantong udara yang kecil dan disebut alveoli (pada mamalia dan juga reptil) dan atrium (pada burung).

Baca Juga: Anatomi Organ Tubuh Manusia, Pengertian, Struktur dan Fungsinya

Organ Sistem Pernafasan Manusia

Organ dari pernafasan terbagi dalam 2 sistem, yakni pernafasan atas dan juga pernafasan bawah. Berikut adalah penjelasannya:

Sistem Pernafasan Bagian Atas

Yang termasuk ke dalam sistem pernafasan pada manusia bagian atas adalah:

Rongga Hidung

Pada sistem pernafasan bagian atas ini terdapat selaput lendir serta rambut-rambut yang halus. Mereka berfungsi sebagai penyaring atau penjebak zat-zat yang tak berguna. Misalkan debu dan juga kotoran yang masuk melalui lubang hidung.

Sinus

Organ ini adalah organ yang terdapat dalam tulang kepala. Sinus berfungsi sebagai pengatur temperatur atau suhu serta kelembaban udara yang dihirup.

Organ pernafasan ini mempunyai peran dalam mengumpulkan udara masuk yang berasal dari hidung ataupun mulut. Lalu diteruskan menuju trakea.

Laring

Laring adalah sebuah ruangan yang kecil sebelum trakea. Dalam sistem pernafasan pada manusia inilah pita suara berada.

Sistem Penafasan Bagian Bawah

Organ dari sistem pernafasan ini adalah jalan nafas yang utama untuk menuju paru-paru. Letaknya di tenggorokan, tepatnya adalah di bawah laring. Berikut adalah yang termasuk ke dalam organ pernafasan bagian bawah, yakni:

Bronkus

Bronkus terdiri dari kiri dan juga kanan. Ia adalah cabang trakea yang memiliki fungsi dalam meneruskan udara menuju paru-paru. Organ ini mempunyai banyak cabang yang kecil pada bagian bawahnya. Cabang inilah yang bernama bronkiolus.

Paru-Paru

Organ dari sistem pernafasan bagian bawah selanjutnya adalah paru-paru. Ia mempunyai jutaan alveolus yang mampu menerima udara dari bronkiolus serta berfungsi untuk tempat bertukarnya oksigen dan juga karbon dioksida.

Baca Juga: Hereditas pada Manusia Beserta Pola yang Terjadi

Diafragma

Diafragma adalah otot dari pernafasan yang utama. Organ pernafasan ini mampu berkontraksi serta rileks secara bergantian. Sehingga, menjadikan udara bisa keluar masuk dari paru-paru.

Cara Kerja Sistem Pernafasan

Sistem pernafasan pada manusia ini harus melibatkan semua organ dari sistem pernafasan. Baik organ pernafasan atas ataupun bawah. Sehingga, kedua organ pernafasan tersebut dapat membantu tubuh untuk menukarkan gas dalam alveolus dan juga ke pembuluh darah.

Lalu, udara tersebut akan menyebar pada semua bagian dari tubuh manusia. Saat menarik nafas atau inhalasi, maka diafragma akan berkontraksi serta meluaskan rongga dada bersama dengan otot di antara tulang-tulang rusuk.

Dengan demikian, paru-paru akan mengembang serta terisi udara. Selanjutnya, udara akan masuk melalui hidung serta mulut. Ia juga akan melewati penyaringan dari partikel kecil oleh rambut halus pada lubang hidung.

Kemudian cara kerja sistem pernafasan pada manusia yakni melanjutkan perjalanan ke trakea. Setelah itu, udara yang berasal dari trakea akan masuk ke dalam paru-paru melalui berbagai cabang (bronkus dan bronkiolus).

Selanjutnya akan berujung pada alveolus. Setelah mencapai alveolus, akan ada pertukaran karbon dioksida dan juga oksigen dalam pembuluh darah kecil yang disebut dengan kapiler.

Udara yang berada dalam kapiler ini akan menumpang sel darah merah yang menuju ke jantung. Dengan begitu, akan menyebar ke seluruh tubuh dari organ jantung tersebut. Kemudian pada saat bersamaan, karbon dioksida akan masuk ke dalam kapiler menuju rongga paru-paru.

Setelah itu, otot pada diafragma akan kembali seperti keadaan semula. Karbon dioksida tersebut terdorong ke bronkiolus, bronkus, trakea, lalu keluar melalui lubang hidung. 

Disamping mempunyai peran sebagai pertukaran gas dan udara, sistem pernafasan pada manusia juga berperan penting dalam menjaga dan menyeimbangkan kondisi tubuh supaya tetap stabil (homeostatis). (R10/HR Online)

The post Sistem Pernafasan pada Manusia dan Cara Kerjanya appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/08/sistem-pernafasan-pada-manusia-dan-cara-kerjanya/
Langganan Software

© 2020 Jasa Whatsapp Blast | Rajatheme.com - Google Ads Service