Perbedaan Monokotil dan Dikotil, Lengkap dengan Ciri dan Contohnya

Perbedaan Monokotil dan Dikotil

Perbedaan monokotil dan dikotil dapat terlihat dari jumlah keping bijinya. Jenis tumbuhan ini merupakan sama-sama berbiji, namun memiliki beberapa perbedaan yang mencolok.

Jika tumbuhan monokotil adalah berkeping tunggal, maka tumbuhan biji belah adalah berkeping dua. Hal tersebut dapat berguna dalam mengenal dan mempelajari tentang tumbuhan.

Perbedaan Monokotil dan Dikotil

Menurut Wikipedia, monokotil adalah tumbuhan dengan keping biji yang tunggal. Ciri yang terdapat pada tumbuhan ini adalah bijinya yang tunggal dan terdapat ciri satu daun lembaga.

Sementara itu, berbiji belah adalah tumbuhan dengan keping biji dua. Ciri-ciri yang ada pada tumbuhan ini adalah tumbuhan berbunga yang daun lembaganya terdiri dari sepasang.

Baca Juga: Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit, Ciri-Ciri, Contoh, dan Perbedaannya

Tumbuhan Monokotil

Tumbuhan ini adalah tumbuhan dengan keping tunggal yang pada umumnya adalah tumbuhan berbunga. Terdapat banyak sekali spesies tumbuhan monokotil yang termasuk rumput dan juga anggrek.

Jumlah mereka mencapai 60 ribu spesies. Sebagian besar dari tumbuhan ini berbeda dari keberadaan pada satu daun biji, yakni keberadaan dalam embrio yang terdapat dalam biji.

Karakter yang tampak adalah biji yang kotiledonnya (daun lembaga) bersifat tunggal. Bentuk daun mereka adalah sejajar dan membentuk paralel.

Perbedaan monokotil dan dikotil pada bagian bunga, yakni hadir dengan jumlah kelipatan tiga. Sedangkan butiran dari serbuk sarinya mempunyai bukaan tunggal. Akar dari tumbuhan ini tak memiliki kambium vaskular.

Ciri dan Contoh Monokotil

Beberapa jenis tumbuhan yang termasuk ke dalam tumbuhan monokotil antara lain Graminae (suku rumput-rumputan). Contoh dari jenis tumbuhan monokotil ini adalah bambu, jagung, gandum, tebu, padi, dan juga rumput.

Lalu, Palmae (suku pinang-pinangan), contohnya adalah salak, kelapa, rotan, aren, dan juga kelapa sawit. Zingiberaceae (suku jahe-jahean), contohnya kunyit, jahe, dan juga lengkuas.

Contoh lain dari perbedaan monokotil dan dikotil adalah Bromiliceae (suku nanas-nanasan). Contoh tumbuhan ini adalah nanas. Musaseae (suku pisang-pisangan), seperti tumbuhan pisang ambon, pisang hias pisang kipas, dan jenis pisang lainnya.

Orcidaseae (suku anggrek-anggrekan), seperti anggrek bulan, anggrek macan, dan juga anggrek yang ada dalam hutan Papua.

Ciri-ciri yang ada pada tumbuhan monokotil adalah akar berupa serabut, jumlah dari daun lembaga atau kotiledon adalah satu. Kemudian tulang daun terlihat sejajar, batang tak memiliki kambium.

Lalu, batang tumbuhan ini tak mempunyai cabang, serta bunga yang tumbuh adalah memiliki kelopak dengan jumlah kelipatan tiga.

Baca Juga: Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan, Dilihat dari Ada Tidaknya Organel

Tumbuhan Berkeping Dua

Tumbuhan dengan biji keping dua ini juga merupakan tumbuhan berbunga. Perbedaan monokotil dan dikotil yakni tumbuhan dikotil juga mempunyai sepasang daun. Tumbuhan berkeping dua tersebar lebih dari 175 ribu spesies.

Sebagian dari tumbuhan jenis ini adalah tanaman kebun, pohon, dan juga semak. Lalu, terdapat pula tanaman berdaun lebar misalkan mawar, mongolia, geraium, dan juga hollyhock adalah tumbuhan berbunga yang termasuk ke dalam spesies berkeping dua.

Pada umumnya, tumbuhan berkeping dua mempunyai bagian bunga seperti benang sari, putik, dan juga kelopak. Daun mereka sebagian besar berbentuk jaring. Batang tumbuhan ini adalah tersusun dalam cincin pada permukaan batang.

Terdapat 50 persen dari seluruh spesies ini adalah kayu. Tumbuhan berkeping dua menunjukkan perkembangan setiap tahun dengan bertambahnya ukuran diameter.

Perbedaan monokotil dan dikotil ini juga sama dengan akar tunggang. Stomate (pori-pori mikroskopis) yang ada pada permukaan daun umumnya tersebar serta berada dalam beragam orientasi.

Baca Juga: Perbedaan Sel Volta dan Sel Elektrolisis Beserta Penerapannya

Ciri dan Contoh Tumbuhan Berkeping Dua

Membedakan tumbuhan berkeping dua dapat melihat adanya ciri-ciri seperti memiliki akar tunggang. Kemudian mempunyai sepasang kotiledon atau bakal daun yang melekat pada embrio.

Kotiledon ini telah berbentuk pada tahap awal terbentuknya biji serta mudah terbelah. Lalu tumbuhan ini tak mempunyai kaliptrogen atau tudung akar. Akar yang terbentuk adalah mempunyai kambium.

Perbedaan juga terdapat pada bunga, yakni mempunyai kelopak dengan jumlah kelipatan empat atau lima. Kemudian batang tumbuhan ini mempunyai cabang dengan banyak dahan dan ranting.

Yang termasuk ke dalam tumbuhan berkeping dua adalah suku getah-getahan (Euhorbiaceae), seperti singkong, puring, dan karet. Kemudian terdapat pula suku polong-polongan (Leguminosae), seperti putri malu, flamboyan, kacang kedelai, dan juga kacang tanah.

Lalu, suku terong-terongan (Solanaceae), seperti terong, kentang, cabai, tomat, dan juga kecubung. Suku kapas-kapasan (Malvaceae), contohnya kembang sepatu dan juga kapas. Suku jeruk-jerukan (Rutaceae), misalkan jeruk bali dan juga jeruk manis.

Perbedaan monokotil dan dikotil jenis tumbuhan ini terdapat pada suku jambu-jambuan (Mirtaceae). Seperti cengkih, jambu air, jambu biji, dan juga jambu monyet. Suku komposit (Compositae), seperti bunga krisan, dahlia, serta bunga matahari. (R10/HR Online)

The post Perbedaan Monokotil dan Dikotil, Lengkap dengan Ciri dan Contohnya appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/08/perbedaan-monokotil-dan-dikotil/
Langganan Software

© 2020 MENUU.ID | Jasa Iklan Google Adwords - Google Ads Service