Sejarah Kapal Nabi Nuh AS dan Banjir Terbesar di Dunia

Sejarah Kapal Nabi Nuh

Sejarah kapal Nabi Nuh AS ternyata juga tercatat pada kitab-kitab samawi. Sejarah kapal besar itu juga disebutkan dalam peradaban dunia.

Kitab samawi yang mengandung cerita tentang sejarah tersebut terdapat dalam Kitab Taurat, Injil dan Al-Qur’an pada saat banjir yang sangat besar.

Sementara, peradaban dunia yang mencatat sejarah ini antara lain, peradaban Sumeria, India, Babylonia, Skandinavia, Wales, Lithuania, Yunani dan China.

Semua catatan sejarah itu dengan sendirinya membuktikan kebenaran dari kisah kapal yang diciptakan di atas bukit sekitar 5000 tahun yang lalu.

Al-Qur’an dengan jelas menceritakan perihal kisahnya secara lengkap sebanyak 43 kali dalam 28 surat.

Nabi Nuh sendiri adalah salah satu dari 5 Nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi dan dikenal sebagai sosok yang sabar dan tabah dalam menghadapi kaumnya dalam dakwahnya selama 900 tahun.

Baca juga: Kisah Nabi Yunus Saat Ditelan Paus Untuk Menyadari kesalahannya

Sejarah Kapal Nabi Nuh AS

Nabi Nuh hidup pada tahun 3993-3043 sebelum masehi dan sebagai orang pertama yang membuat kapal dan dengan ukuran yang sangat besar.

Disebutkan dalam Al-Qur’an jika ia membuat kapal berdasarkan petunjuk dari Allah SWT. melalui Malaikat Jibril.

Disebutkan dalam kitab Sullam Al-Munajat kalau kapal ini dibuat dengan 124.000 papan, pada setiap papannya terdapat nama Muhammad dan 4 sahabat nabi pada 4 papan.

Potongan papan yang memiliki nama Muhammad serta sahabatnya ditemukan dalam sebuah penelitian pada tahun 1953 sekaligus menjadi bukti.

Fungsi dari bahtera ini adalah untuk menyelamatkan pengikut setia serta hewan seadanya. Untuk itu dibuat 3 tingkat sesuai kebutuhan penyimpanan.

Pada tingkat pertama diisi dengan binatang-binatang ternak dan binatang buas berpasang-pasangan supaya kemudian bisa berkembang biak kembali.

Lantai dua diisi oleh Nabi Nuh serta anaknya yang beriman dan pengikutnya yang setia dengan jumlah keseluruhan terdapat 80 orang.

Terakhir, pada tingkat ketiga di isi oleh burung-burung untuk diselamatkan dari banjir besar yang akan menimpa.

Sejarah kapal Nabi Nuh ini, pembuatan kapalnya dilakukan di atas pegunungan Irak sekitar tahun 3465 SM.

Menurut Ibnu Majid seorang Pelaut dan Astronom dari Arab pada Abad ke 15 menyebut ukurannya sangat besar.

Ukuran panjang Bahtera tersebut adalah 400 hasta, lebar dan tingginya 200 hasta dengan dua dayung. Meskipun ada versi lain yang menyebutkan ukuran panjang yang berbeda.

Menurut Ibnu Katsir, ukuran panjang bahtera ini adalah 1200 hasta dengan lebar 600 hasta dan memiliki sisi lancip di bagian depan untuk mempermudah pelayaran.

Baca juga: Kegigihan Nabi Ilyas Berdakwah di Tengah Penolakan Bani Israil

Banjir Terbesar di Dunia

Kita mungkin pernah melihat fenomena banjir yang pernah terjadi baik besar maupun kecil. Banjir di Jepang misalnya atau di tempat lainnya yang membunuh ribuan hingga jutaan orang.

Namun jika dibandingkan dengan kejadian besar sekitar 5000 tahun yang lalu yaitu pada masa Nabi Nuh tentu tidaklah sebanding.

Bahkan bencana ini berlangsung sangat lama dan menenggelamkan area yang sangat luas. Seperti disebutkan Ibnu Katsir dalam kitab al-Bidayah terjadi hingga 150 hari.

Dalam versi lain yang disebut-sebut sebagai paling sahih yaitu menurut Ibnu Majid, di mana bencana terjadi hingga 70 hari atau 2 bulan lebih 10 hari.

Kemudian pada tanggal 11 Agustus 1979, sebuah studi mengungkapkan kapal berada di atas pegunungan Ararat, Turki di ketinggian 2.515 mdpl.

Melalui penelitian sejarah kapal Nabi Nuh, ditemukan ukurannya seluas 7.546 kaki, panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan dengan tinggi 50 kaki.

Karena lokasi terdamparnya berada di Turki, berarti menunjukkan bahtera ini hanyut sejauh 250 KM dari asalnya, yaitu di negara Iraq.

Terdapat dua pendapat yang menyebutkan luas area yang terkena banjir. Pertama mengatakan bencana menimpa seluruh dunia atau secara global.

Sementara pendapat kedua mengatakan bencana tersebut hanya menimpa beberapa daerah atau banjir lokal.

Daerah yang terdampak hanya wilayah Mesopotamia saja, yaitu  daerah Turki, Iran, Iraq dan Rusia. Pendapat ini diperkuat dengan persebaran manusia yang belum meluas waktu itu.

Fakta di atas menunjukan kebenaran sejarah kapal Nabi Nuhserta adanya banjir yang menimpa bumi yang bahkan disebutkan telah menciptakan sebuah peradaban baru. (Muhafid/R6/HR-Online)

The post Sejarah Kapal Nabi Nuh AS dan Banjir Terbesar di Dunia appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/07/sejarah-kapal-nabi-nuh/
Langganan Software

© 2020 MENUU.ID | Jasa Iklan Google Adwords - Google Ads Service