Mie Ayam Pak Rusyono di Rest Area Doboku Banjar Bikin Ketagihan

Mie Ayam Pak Rusyono di Rest Area Doboku Banjar Bikin Ketagihan

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Wisata kuliner di Kota Banjar belum lengkap rasanya jika tidak mampir ke Rest Area Doboku di Kecamatan Pataruman, untuk mencicipi Mie Ayam Pak Rusyono. Pasalnya, rasa mie ayam yang disajikan di tempat tersebut berbeda dengan di tempat lain. Dari mulai pembuatan mie hingga dagingnya, memiliki rasa seperti bakmie.

Ida Fitriani, warga Lingkungan Babakansari, RT. 03, RW. 11, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, yang juga pemilik kedai Mie Ayam Pak Rusyono, mengatakan, setiap hari usahanya itu mulai buka dari jam 09.00-17.30 WIB.

Saat ditemui Koran HR, Selasa (14/07/2020), Ida mengatakan bahwa, sudah sembilan bulan membuka usaha kuliner Mie Ayam Pak Rusyono di Rest Area Doboku. Dalam penyajiannya, ia menyuguhkan mie ayam bakso dan bumbunya yang berbeda dengan mie ayam kebanyakan.

“Kalau yang lain bumbu mie ayam dibubuhi kecap, tapi di sini tidak dengan kecap, karena terkadang pelanggan ada yang suka manis ada juga yang tidak suka. Mie Ayam Pak Rusyono ini menggunakan minyak wijen,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Ida, mie yang digunakannya juga diproduksi sendiri di rumah, dan tanpa pengawet ataupun pengenyal mie. Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan mie yaitu dari tepung dicampur bumbu dan telur, kemudian digiling.

Sedangkan, untuk daging ayamnya, sebelum dimasak dipisahkan dulu daging dari tulangnya, lalu dipotong kotak-kotak. Selain mie ayam, Ida juga menyediakan minuman jus honje yang berwarna merah marun. Selain kaya akan manfaat, jus honje merah marun juga lebih menarik dari segi tampilannya.

“Jus honje ini sangat bermanfaat untuk menjaga stamina tubuh. Saya menyediakan minuman sehat ini terinspirasi dari teman yang pernah memberi jus honje. Saya pun mencoba untuk membuatnya, dan ternyata menurut keluarga maupun teman-temanya katanya rasa jus honje buatan saya ini enak,” tuturnya lagi.

Sejak itulah Ida mencoba menjual jus honje. Terbukti, jus buatannya itu banyak disukai pelanggannya. Selain enak, juga bisa bermanfaat untuk menjaga stamina tubuh.

Di kedai Mie Ayam Pak Rusyono, Ida mematok harga Rp 14 ribu untuk satu porsi mie ayam plus bakso dan pangsit. Sedangkan, untuk minuman jus honje dijual seharga Rp 10 ribu per gelasnya.

Belajar Membuat Mie dari YouTube

Ida mengaku belajar membuat mie yang enak dari tutorial di YouTube. Ia mengaku memanfaatkan internet melalui YouTube untuk melihat-lihat tutorial cara membuat mie yang enak dan berbeda dengan yang lain.

Kemudian, Ida pun mencoba untuk membuatnya, lalu setelah jadi dicoba oleh suaminya, Rusyono, dan juga anak-anaknya di rumah. Ternyata rasa mie ayam dengan menggunakan mie yang dibuatnya sendiri dikomentari enak.

Saat ada acara seperti pengajian, Ida sering membawa mie ayam untuk menyuguhi orang-orang yang pengajian. Komentar mereka pun bagus, dan bilang bahwa mie ayam buatannya berbeda dengan yang lain. Dari mulai mie dan dagingnya pun berbeda.

“Sekarang juga banyak pembeli yang bilang ini tidak seperti mie ayam, ada yang bilang bakmi, yamin, cuimi, dan lain-lain. Itu terserah pendapat pembeli mau menyebutnya apa, yang penting kami menyajikan sesuatu yang berbeda dan tentunya rasanya juga enak,” kata Ida.

Dirinya juga berencana akan mencoba membuat mie ayam kemasan frozen food. Namun saat ini masih dalam proses belajar. Jika frozen food jadi mie ayam kemasan, Ida bisa mengirim pesanan kepada pelanggannya untuk diseduh sendiri di rumah. Selain itu, mie ayam kemasan frozen food juga bisa disimpan di dalam freezer.

Ida dan Rusyono berharap Mie Ayam Pak Rusyono bisa menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang ada di Kota Banjar. (Aji/Koran HR)

The post Mie Ayam Pak Rusyono di Rest Area Doboku Banjar Bikin Ketagihan appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/07/mie-ayam-pak-rusyono-di-rest-area-doboku-banjar-bikin-ketagihan/
Langganan Software

© 2020 Jasa Whatsapp Blast | Rajatheme.com - Google Ads Service