Ikut Ditracking, Bayi Berusia 1 Tahun di Banjar Menangis saat Diswab Test

Ikut Ditracking, Bayi Berusia 1 Tahun di Banjar Menangis saat Diswab Test

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Seorang bayi berusia sekitar satu tahun menangis ketakutan saat akan diambil uji usap (swab test) oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Lapangan Tenis Indoor Pendopo Kota Banjar, Selasa (14/07/2020).

Bayi berusia sekitar satu tahun itu terpaksa harus mengikuti swab test karena beresiko terpapar virus Corona dari salah seorang keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah hampir 10 menit menangis, dengan dibantu petugas bayi tersebut akhirnya bisa diambil lendir tenggorokannya melalui alat uji usap.

Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, dr. H. Agus Budiana, mengatakan, bayi tersebut merupakan cucu dari pihak keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Bayi tersebut diikutkan swab test untuk mengetahui kemungkinan terpapar virus Corona,” terangnya, kepada Koran HR.

Tracking Sasar 39 Orang

Sementara itu, dari tracking yang dilakukan tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar, ada sebanyak 39 orang yang diharuskan mengikuti swab test. Dari 39 orang itu rinciannya, 11 orang hasil penelusuran keluarga yang pernah kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, yang meruakan peserta swab test di Rest Area Banjar Atas.

Sementara, untuk tracking pasien terkonfirmasi positif Covid-19 warga Binangun di perusahaan pengolahan limbah kayu ada 28 orang yang dilakukan swab test.

“Jumlahnya ada 39 orang yang diswab. 11 dari Banjar Atas, sisanya 28 orang hasil tracking pasien terkonfirmasi positif warga Binangun,” jelasnya.

Agus menambahkan, sampai saat ini dari sekitar 800 sampel spesimen yang diterima tim Gugus Tugas Kota Banjar, ada sebanyak empat orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Empat orang tersebut masing-masing peserta swab test massal di Pendopo Kota Banjar, Pasar Muktisari, Rest Area Banjar Atas, dan Banjar Water Park. Keempat peserta yang dinyatakan positif Covid-19 itu, tiga orang di antaranya warga Banjar, dan satu orang warga luar Banjar.

Santri Reaktif Ikut Swab Test

Sementara itu, salah seorang santriwati asal Pondok Pesantren Al Kautsar, Kota Banjar, diikutkan swab test bersama warga yang ditracking, karena dinyatakan reaktif setelah mengikuti rapid test di ponpes tersebut pada hari Selasa (14/07/2020).

Pemeriksaan swsb test kepada santriwati itu sebagai antisipasi tindak lanjut untuk mengetahui kemungkinan terpapar virus Covid-19, mengingat hasil rapidnya reaktif.

“Tadi ada rapid test di Pondok Pesantren Al Kautsar. Dari 36 peserta, ada satu yang reaktif makanya langsung kita bawa ke sini untuk diswab,” terang Agus.

Peserta Swab Test dapat Sembako

Sementara itu, setelah mengikuti pemeriksaan swab test, para peserta diberi bantuan paket sembako oleh Baznas Kota Banjar. Bantuan diberikan langsung oleh Kabag. Kesra Kota Banjar, Dwiyanti Estriningrum.

Dwi mengatakan, paket sembako ini diberikan khusus kepada keluarga yang ikut ditracking untuk membantu mereka saat menjalani masa isolasi mandiri di rumah.

“Untuk hari ini ada sekitar 60 paket sembako yang kami sediakan. Bantuan juga tidak hanya diterima oleh mereka yang swab di Pendopo saja, tapi juga dilokasi lain. Terpenting warga tersebut benar-benar keluarga yang ikut ditracking,” singkatnya. (Muhlisin/Koran HR)

The post Ikut Ditracking, Bayi Berusia 1 Tahun di Banjar Menangis saat Diswab Test appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/07/ikut-ditracking-bayi-berusia-1-tahun-di-banjar-menangis-saat-diswab-test/
Langganan Software

© 2020 MENUU.ID | Jasa Iklan Google Adwords - Google Ads Service