Fakta Tawon Cuckoo yang Masih Utuh Selama 99 Tahun

Fakta Tawon Cuckoo

Fakta tawon Cuckoo cukup menarik untuk diulas. Pasalnya, spesies tawon ini memiliki keunikan terkait dengan tampilannya. Salah satu fakta yang didapatkan adalah warna tubuhnya yang tidak berubah.

Padahal tawon tersebut sudah terjebak selama 99 juta tahun yang lalu. Artinya, tawon ini pernah hidup di masa dinosaurus. Hal ini menjadi salah satu keunikan dari tawon Cuckoo.

Kebanyakan spesies akan mengalami perubahan ketika terjebak atau diawetkan. Namun berbeda dengan spesies yang berasal dari Myanmar ini. Warnanya tetap utuh tanpa memudar sedikitpun.

Fakta Tawon Cuckoo, Serangga Berkulit Hijau Metalik

Fosil yang biasanya terjebak di bebatuan akan mengalami perubahan warna. Bahkan terkadang hanya meninggalkan bekas saja. Hal ini dikarenakan tubuh dari fosil tersebut sudah hancur.

Sedangkan untuk reka ulang, maka harus melakukan rekonstruksi. Kebanyakan rekonstruksi didasarkan pada data dan juga imajinasi para ilmuwan. Sehingga bentuknya tidak akan jauh beda dengan aslinya.

Begitupun dengan fakta tawon Cuckoo yang cukup mengejutkan. Spesies ini sempat dibandingkan dengan beberapa serangga lainnya. Seperti semut, lalat, dan juga kumbang yang berasal dari Myanmar.

Perbandingan tersebut menunjukkan hasil yang berbeda. Tawon Cuckoo memiliki keunikan dibandingkan yang lainnya. Terlebih lagi untuk petunjuk struktural seperti warna tubuh yang masih terlihat jelas.

Baca juga: Dinosaurus Punah Akibat Impact Winter?

Tawon Cuckoo ini diperkirakan hidup pada zaman kapur di era pertengahan. Bisa dikatakan 99 juta tahun yang lalu pada zaman Mid Cretaceous. Zaman ini merupakan era keemasan pada masa hidup Dinosaurus.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh penulis makalah palaentomolog bernama Chenyang Cai. Palaentomolog ini berasal dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok.

Palaentomolog ini menyebutkan bahwa serangga dapat terjebak di Amber tersebut. Hasil resin yang diproduksi oleh pohon konifer kuno biasanya terdapat di hutan hujan tropis. Kemudian hewan atau tumbuhan terjebak dalam resin tebal tersebut.

Hal inilah yang terjadi pada tawon Cuckoo. Fakta tawon Cuckoo yang selanjutnya adalah warna tubuhnya dapat mencerminkan perilakunya. Tidak hanya perilaku saja, tetapi juga ekologi dari spesies itu sendiri.

Warna tawon Cuckoo dapat mencerminkan bagaimana hewan ini bertemu predator. Bahkan bisa juga mencerminkan bagaimana hewan ini menarik perhatian lawan jenis. Hal ini tentu saja memudahkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan.

Fakta Tawon Cuckoo, Serangga Dari Myanmar

Untuk penelitian lebih lanjut, Palaentomolog Cai dan rekannya juga mengumpulkan serangga lain. Kemudian dianalisa beserta tawon Cuckoo. Sebagai catatan, tawon Cuckoo memiliki warna hijau kekuningan.

Kemudian dicampur dengan warna biru metalik. Bahkan terdapat juga warna biru keunguan. Pada bagian kepalanya terlihat hijau yang tidak terlalu cerah. Begitupun dengan bagian kaki, perut, dan bagian dada.

Warna tubuh yang terlihat indah ini merupakan salah satu fakta tawon Cuckoo. Jika dilihat secara detail, warna ini hampir sama dengan tawon Cuckoo yang ada saat ini.

Baca juga: Ubur-Ubur Raksasa Nomura, Beracun dan Sangat Mematikan

Warna yang dimiliki tawon Cuckoo juga dibandingkan dengan kumbang dan lalat. Dimana lalat terlihat hijau metalik dan agak gelap. Sedangkan kumbang dibalut dengan warna biru dan juga ungu.

Perbedaan ini memang tidak terlalu signifikan. Perihal warna, jenis warna fosil yang terawetkan disebut sebagai warna struktural. Warna ini muncul disebabkan oleh struktur mikroskopis dari permukaan hewan. Penjelasan ini diungkapkan oleh ahli palaentologi Yanhong Pan.

Warna yang begitu intens didapatkan dari permukaan nano yang menyebarkan cahaya. Penelitian ini dilakukan menggunakan mikroskop elektron. Tujuannya adalah apakah benar bahwa eksoskeleton serangga dapat menyebarkan cahaya.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyebutkan bahwa fosil ini terawetkan dengan baik. Sebab, dari zaman kapur hingga ditemukan pun warnanya masih sama.

Para ilmuwan juga masih melakukan penelitian tentang fosil ini. Sebab, struktur dari tawon Cuckoo cukup menarik. Para ilmuwan tersebut berharap segera menemukan jawaban terkait dengan warna yang tidak berubah. Lalu ilmuwan juga menganalisa apakah hal ini juga terjadi pada fosil serangga lain atau tidak.

Fakta tawon Cuckoo yang selanjutnya adalah spesies ini masih ada hingga saat ini. Palaentomolog Cai menyebutkan bahwa spesies ini merupakan parasit. Sebab tawon Cuckoo akan bertelur di sarang lebih lainnya. (R10/HR-Online)

The post Fakta Tawon Cuckoo yang Masih Utuh Selama 99 Tahun appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/07/fakta-tawon-cuckoo/
Langganan Software

© 2020 MENUU.ID | Jasa Iklan Google Adwords - Google Ads Service