News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Beruang Kutub Terancam Punah di Akhir Abad 21 Akibat Global Warming

Beruang Kutub Terancam Punah di Akhir Abad 21 Akibat Global Warming

Beruang Kutub Terancam Punah di Akhir Abad 21 Akibat Global Warming

Beruang kutub terancam punah dan akan menghilang di akhir abad 21. Hal ini didasarkan pada sebuah studi yang meneliti tentang kawasan Arktik. Penelitian ini menunjukkan bahwa spesies beruang kutub akan menghadapi resiko kepunahan.

Dikarenakan adanya perubahan iklim yang mendorong laut kehilangan esnya. Studi penelitian yang baru ini telah diterbitkan pada Jurnal Alam Perubahan Iklim. Dari adanya perubahan ini, maka mulai muncul adanya konsekuensi besar.

Potensi dramatis dari pemanasan suhu global benar-benar menjadi ancaman bagi spesies beruang kutub. Dilansir dari Forbes, Andre Derocher mengungkapkan bahwa beruang kutub menunjukkan perilaku yang jelas dari adanya pemanasan global.

Baca Juga: Fakta Hewan Tardigrada, Hewan Terkuat di Bumi Tak Tertandingi

Studi Perihal Beruang Kutub Terancam Punah

Samudera Arktik yang mengalami kenaikan suhu telah mencapai rekor yang tinggi. Bahkan hal ini membuat para ilmuwan khawatir sebab populasi beruang kutub bergantung pada perairan Arktik. Perubahan iklim yang terjadi kali ini menjadikan beruang kutub menjadi barang bukti.

Dimana populasi beruang kutub semakin berkurang dan hal terburuknya adalah punah tidak tersisa. Dr. Peter Molnar dari Universitas Toronto mengungkapkan bahwa beruang kutub sedang di puncak dunia. Jika seluruh es telah meleleh, maka dimanakah tempat tinggal bagi beruang kutub?

Hal inilah yang menjadikan beruang kutub terancam punah. Bahkan spesies ini telah masuk dalam daftar hewan terancam punah. Daftarnya dinyatakan oleh Internasional Union for Conservation of Nature (IUCN).

Kajian tentang penyusutan es dijadikan sebagai faktor utama dari penurunan populasi beruang kutub. Bahkan faktor ini menjadi penyebab yang signifikan dari kepunahan beruang kutub di masa yang akan datang. Tercatat 13% es di lautan Arktik telah lenyap akibat peristiwa meleleh.

Kejadian ini tercatat setiap dekade sejak tahun 1970-an. Hal ini berdasarkan data dari Pusat Data Salju dan Es Nasional. Dimana pusatnya berada di University of Boulder di Colorado. Jika es meleleh, maka beruang kutub akan menjauh dari perairan hingga ke tepi pantai.

Hal ini membuat beruang kutub semakin sulit untuk mencari makanan untuk dirinya sendiri dan anaknya. Perlu diketahui alasan beruang kutub bergantung pada lautan Arktik adalah memburu anjing laut. Beruang kutub merupakan spesies karnivora yang memakan anjing laut.

Jika harus berkelana hingga ke pinggir pantai, maka akan membuat beruang kutub kehilangan santapannya. Alhasil, beruang kutub terancam punah. Sebab, tidak bisa mendapatkan makanan dan juga kesulitan untuk menjangkau sumber makanan. Apalagi anjing laut adalah makanan utama sebab mengandung lemak yang sangat banyak.

Beruang kutub yang menjadi induk harus memiliki cadangan lemak yang banyak agar nantinya bisa memberi makan kepada anak-anaknya. Jika tidak bisa memberi makan, maka populasi anak beruang kutub akan habis.

Kemudian beruang kutub yang melahirkan tidak memiliki jumlah lemak yang mencukupi. Sehingga beruang kutub akan kesulitan untuk memproduksi susu bagi anak-anaknya. Dampaknya, beruang kutub tidak akan bertahan lama di musim tanpa es.

Beruang Kutub Terancam Punah Akibat Es Meleleh Karena Pemanasan Global

Studi mengenai beruang kutub yang berpotensi punah membuat beberapa fakta muncul. Diantaranya adalah lubang ozon terbesar yang ada di kutub telah tertutup. Namun hal ini tidak berkaitan dengan adanya lockdown.

Selanjutnya, miliaran ton es di Pegunungan Himalaya telah meleleh. Hal ini seperti yang terlihat pada satelit mata-mata. Selanjutnya adalah es di kawasan Greenland meleleh secara tidak wajar.

Dampaknya sangat besar pada dunia. Termasuk beruang kutub terancam punah. Dalam hal ini, pemanasan global menjadi pemicu utama. Emisi gas rumah kaca yang tinggi juga menjadi skenario hilangnya es di kawasan laut Arktik. Apabila emisi ini berkurang, tetap saja akan ada populasi beruang yang menghilang.

Bertahan hidup di daratan bagi beruang kutub bukanlah hal yang mudah. Ketersediaan makanan di daratan tentu tidak mencukupi kebutuhan populasi beruang kutub. Dilansir dari New York Times, dua populasi beruang kutub telah terdampak dari es yang mencair.

Diantaranya adalah kawasan Kanada Hudson Bay dan Pantai Timur Laut Alaska. Apabila pemanasan global terus terjadi dan tingkat yang besar, maka seluruh es akan mencair. Prediksi beruang kutub terancam punah benar-benar terjadi.

The post Beruang Kutub Terancam Punah di Akhir Abad 21 Akibat Global Warming appeared first on Harapan Rakyat Online.



source https://www.harapanrakyat.com/2020/07/beruang-kutub-terancam-punah/

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.